GORONTALO – Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo melakukan penyegaran pada Unit Business Center (Biz-C), yang menjadi wadah pengembangan usaha produktif, UMKM, serta kewirausahaan mahasiswa. Langkah ini ditandai dengan penunjukan Yanto Huda, SE sebagai Koordinator Pengelola Biz-C UBM Gorontalo.
Penunjukan tersebut diumumkan langsung oleh Rektor UBM Gorontalo, Dr. Titin Dunggio, M.Si, M.Kes, dalam Apel Kerja yang dirangkaikan dengan Shalat Dhuha berjamaah, dzikir, serta kuliah tujuh menit (kultum), Sabtu (4/10/2025).
Rektor Titin menegaskan bahwa rotasi atau penunjukan pengelola baru merupakan hal yang wajar dalam suatu organisasi, terlebih Biz-C memiliki peran penting sebagai unit usaha kampus yang berfungsi memfasilitasi UMKM, mengembangkan jiwa kewirausahaan mahasiswa, serta memperluas sosialisasi kampus di tengah masyarakat.
“Sebagai layanan bisnis yang menyediakan fasilitas seperti food court, UBM Mart, dan ruang meeting, diharapkan pengelola Biz-C yang baru dapat semakin meningkatkan kualitas layanan, baik kepada pemilik kedai maupun sivitas akademika UBM Gorontalo,” ujar Rektor.
Selain agenda penyegaran, kegiatan juga diisi dengan ibadah bersama. Usai shalat Dhuha berjamaah dan dzikir, Dekan Fakultas Ilmu Pendidikan dan Budaya (FIPB) UBM Gorontalo, Dr. Imam Mashudi, M.Pd, menyampaikan kultum dengan tema “Education dalam Perspektif Islam”.
Dalam materinya, Dr. Imam menekankan pentingnya konsep edupreneur, yaitu keterkaitan antara prinsip kewirausahaan dan dunia pendidikan. Menurutnya, hal ini menjadi ciri khas FIPB sekaligus strategi meningkatkan kemampuan mahasiswa agar lebih mandiri dan berdaya saing.
Ia menambahkan, Nabi Muhammad SAW merupakan teladan terbaik dalam praktik bisnis. “Pada usia 12 tahun, Nabi Muhammad SAW telah ikut serta dalam perjalanan dagang ke Syam bersama pamannya, Abu Thalib. Dari pengalaman itu, beliau belajar manajemen, interaksi dagang, dan negosiasi, sehingga dikenal sebagai pedagang yang jujur, cerdas, dan mendapat gelar Al-Amin,” jelas Dr. Imam. (*)




















