Gorontalo — Sebanyak 16 mahasiswa Program Studi Magister Manajemen Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) mengikuti kuliah perdana dan matrikulasi di Program Pascasarjana (PPs) Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo, Sabtu (11/10/2025) pagi di Gedung PPs UBM.
Kegiatan matrikulasi ini menghadirkan empat pemateri, yakni Direktur PPs UBM Gorontalo Prof. Dr. Arifin Tahir, M.Si (Prof. Arta), Ketua Program Studi Magister Manajemen Dr. Sudarsono, MM, serta pengelola Program RPL Nur Rizki P. Mahadi, ME dan Rahmat Nasila, ME.
Prof. Arta membuka kegiatan dengan materi bertajuk “Penerapan Ilmu Manajemen sebagai Upaya Meningkatkan Daya Saing dan Kreativitas di Era Digital”. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya penerapan ilmu manajemen digital untuk meningkatkan daya saing dan kreativitas sumber daya manusia (SDM) melalui adaptasi strategi, pemanfaatan teknologi, serta penguatan kompetensi SDM.
“Diperlukan adaptasi manajemen strategis yang berfokus pada lingkungan digital melalui analisis lingkungan yang cepat dan akurat. Pemanfaatan data digital menjadi kunci dalam merumuskan strategi yang fleksibel dan responsif,” jelas Prof. Arta.
Ia menambahkan, integrasi teknologi digital harus diterapkan di seluruh aspek perencanaan dan pelaksanaan strategi agar institusi siap menghadapi perubahan serta menciptakan peluang baru. Pengembangan SDM dengan kemampuan berpikir kreatif dan kolaboratif, lanjutnya, menjadi pendorong utama daya saing institusi.
Sementara itu, Dr. Sudarsono, MM memaparkan bahwa Program Pascasarjana UBM Gorontalo berdiri pada tahun 2023 dengan membuka Program Studi Magister Manajemen yang memiliki lima bidang keahlian, yakni:
1. Manajemen Bisnis
2. Manajemen Layanan Kesehatan
3. Manajemen Pendidikan
4. Manajemen Sektor Publik/Pemerintahan
5. Manajemen Inovasi Daerah
Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Program RPL di PPs UBM didukung oleh aplikasi Sistem Informasi Rekognisi Pembelajaran Lampau – Efektif, Efisien, Transparan, dan Akuntabel (SIRALA-EETA). Aplikasi ini mempermudah proses pemberkasan calon mahasiswa serta menjamin tata kelola yang transparan dan akuntabel.
“Dengan dukungan aplikasi SIRALA-EETA dan asesor profesional, penyelenggaraan RPL di UBM Gorontalo dapat berjalan transparan, akuntabel, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat,” ujar Prof. Arta.
Program RPL sendiri memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi dengan waktu dan biaya yang lebih efisien. Keberadaan asesor profesional berperan penting dalam melakukan validasi asesmen terhadap kompetensi yang akan diakui sebagai bagian dari mata kuliah.
“SIRALA-EETA menjadi instrumen utama untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan Program RPL sesuai dengan regulasi Kementerian Diktisaintek,” tutup Prof. Arta.






















