Gorontalo – Ketua Pengurus Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Provinsi Gorontalo, Andi Ilham, menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Indonesia Domino Tournament 2025, ajang nasional yang akan digelar pada 15 November 2025 di Plaza Tenggara dan Parkir Selatan Stadion Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta.
Menurut Andi Ilham, turnamen domino berskala nasional ini menjadi momentum penting bagi para pecinta domino di seluruh Indonesia, termasuk dari Gorontalo, untuk berkompetisi sekaligus mempererat tali silaturahmi antarpecinta domino.
“Kami di PORDI Gorontalo menyambut baik pelaksanaan Indonesia Domino Tournament 2025. Ini bukan sekadar kompetisi, tetapi juga wadah memperkuat semangat persatuan dan sportivitas antarpecinta domino di Tanah Air,” ujar Andi Ilham, Kamis (16/10/2025).

Turnamen bertema “Strategi Satoe Meja, Semangat Satoe Bangsa” ini diselenggarakan oleh PT Meraya bekerja sama dengan PORDI Pusat, sebagai bagian dari peringatan Hari Pahlawan 2025.
Kegiatan ini memperebutkan total hadiah sebesar Rp1,28 miliar, serta beragam doorprize spektakuler bagi peserta.
Kategori dan Pendaftaran
Peserta akan dibagi ke dalam beberapa kategori, yakni:
Umum: 1.024 pasang
Eksekutif: 192 pasang
Utusan Internasional: dari 8 negara
Rush & Fun Domino: 1.024 pasang
Total peserta mencapai 4.496 pasangan.
Pendaftaran dibuka sejak 1–31 Oktober 2025, dengan kontribusi pendaftaran sebesar Rp200.000 per pasang untuk kategori umum, dan Rp5.000.000 untuk kategori Eksekutif.
Dukungan dan Rekomendasi dari PORDI Gorontalo
Andi Ilham menegaskan, bagi masyarakat Gorontalo yang berminat mengikuti turnamen ini, PORDI Gorontalo akan memberikan surat rekomendasi resmi sebagai bentuk dukungan bagi peserta daerah.
“Kami berharap perwakilan dari Gorontalo bisa tampil dan menunjukkan prestasi terbaik di kancah nasional. Ini saatnya kita buktikan bahwa Gorontalo juga punya potensi besar di olahraga domino,” tutupnya.
Informasi lebih lanjut dan pendaftaran dapat diakses melalui situs resmi www.dominotournament.id atau menghubungi panitia di WhatsApp +62 838-7812-8279 (Martin) dan +62 838-7812-8278 (Hamzah).























