Gorontalo — Anggota DPRD Provinsi Gorontalo, dr. Sri Darsianti Tuna, menghadiri kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) sekaligus menyerahkan secara simbolis bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) dan Perempuan Kepala Keluarga (PEKKA) yang digelar oleh Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, Sabtu (18/10/2025).
Dalam kegiatan tersebut, dr. Sri menjelaskan bahwa Bimtek diikuti oleh para calon penerima program UEP dan PEKKA. Ia menyebutkan, sebanyak 24 anggota DPRD Provinsi menyalurkan pokok pikirannya (pokir) untuk mendukung program bantuan sosial ini, dengan total 598 penerima bantuan di seluruh Provinsi Gorontalo.
“Ada sekitar 24 anggota DPRD yang menempatkan pokirnya pada program UEP dan PK (Perempuan Kepala Keluarga). Dari jumlah itu, terdapat sekitar 598 orang penerima bantuan sosial,” ujar dr. Sri.
Ia menambahkan, kegiatan kali ini diikuti oleh para calon penerima bantuan dari Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Gorontalo.
Lebih lanjut, dr. Sri berharap bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mengembangkan usaha kecil masyarakat.
“Walaupun jumlah bantuannya hanya Rp2.500.000, kami berharap dana ini bisa membantu masyarakat memperkuat usaha mereka. Mudah-mudahan ke depan usaha mereka semakin maju, naik kelas menjadi pelaku UMKM, dan akhirnya lepas dari kondisi ekonomi yang rendah,” tuturnya.
Sebagai anggota Komisi IV DPRD Provinsi Gorontalo yang bermitra dengan Dinas Sosial, dr. Sri menegaskan bahwa pihaknya terus melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program UEP di lapangan. Dari hasil kunjungan ke sejumlah daerah, banyak penerima bantuan yang dinilai berhasil mengembangkan usahanya.
“Selama ini kami turun langsung ke kabupaten-kabupaten untuk memantau penerima UEP. Alhamdulillah, banyak usaha yang berjalan lancar dan berkembang. Kami hanya khawatir jika ada bantuan yang tidak dimanfaatkan dengan baik. Karena itu kami berharap tahun ini bantuan yang diberikan bisa digunakan sebaik mungkin,” ungkapnya.
Melalui kegiatan Bimtek ini, dr. Sri Darsianti menegaskan komitmennya bersama Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk terus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat, khususnya bagi pelaku usaha kecil dan perempuan kepala keluarga, agar semakin mandiri dan berdaya saing. (Abdi)






















