LIMBOTO, – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo terus memperkuat kolaborasi dengan sektor perbankan guna mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pemberdayaan masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan kelompok desa produktif.
Hal tersebut menjadi fokus pembahasan dalam Rapat Pimpinan (Rapim) yang dipimpin langsung Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, Senin (20/10).
Dalam arahannya, Bupati Sofyan menegaskan pentingnya kemitraan strategis dengan Bank SulutGo (BSG) untuk mendukung berbagai program ekonomi daerah. Ia menilai, peran perbankan tidak hanya sebatas penyedia pembiayaan, tetapi juga harus menjadi mitra aktif dalam pendampingan dan peningkatan kapasitas masyarakat.
“Kerja sama dengan BSG bukan hanya soal pembiayaan, tapi juga pendampingan dan pembinaan. Ini langkah strategis agar program pemberdayaan yang kami jalankan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan,” tegas Sofyan.
Salah satu program yang mendapat perhatian adalah ST 12 (Sapi Ternak 12 Kelompok Gorontalo), yang diarahkan untuk meningkatkan pendapatan peternak melalui kemudahan akses permodalan serta pembinaan berkelanjutan. Program ini diharapkan menjadi model penguatan ekonomi berbasis kelompok yang terukur dan berdaya tahan.
Selain itu, dalam rapat juga dibahas Program Pemberdayaan Perempuan Hebat di Desa. Sofyan menekankan, penguatan kapasitas perempuan di sektor ekonomi desa perlu diimbangi dengan dukungan pendanaan dan pelatihan agar mampu menciptakan nilai tambah ekonomi di tingkat lokal.
Rapim tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tonny S. Junus, Sekda Sugondo Makmur, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, camat, dan tim kerja pemerintah daerah.




















