Kuliah Fleksibel dan Terjangkau, ITB Ichsan Boalemo Jadi Incaran Warga di Lima Kecamatan


Otanaha.id -

Antusias Warga di Lima Kecamatan, ITB Ichsan Boalemo Diminati karena Kuliah Fleksibel dan Biaya Terjangkau

PAGUYAMAN – Minat masyarakat untuk melanjutkan pendidikan tinggi di Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Ichsan Boalemo Kampus 2 Paguyaman Raya terus meningkat. Hal ini terlihat dari antusiasme warga di sejumlah kecamatan yang mengikuti sosialisasi penerimaan mahasiswa baru.

Koordinator ITB Ichsan Boalemo Kampus 2 Paguyaman Raya, Abdulrahman Huda, MM, menyampaikan bahwa sosialisasi telah dilakukan di beberapa kecamatan, di antaranya Kecamatan Paguyaman, Boliyohuto, Bilato, Tolangohula, Paguyaman Pantai, Wonosari, dan Botumoito.

“Di Kecamatan Paguyaman saja ada sekitar 30 mahasiswa yang tersebar di Desa Tangkobu, Kuala Lumpur, Mustika, Mutiara, Karya Mukti dan lainnya . Masing-masing desa rata-rata ada dua hingga lima orang yang kuliah,” jelas Abdulrahman.

Di Kecamatan Boliyohuto, mahasiswa berasal dari lima desa, yakni Desa Parungi, Motobuto, dan Dulohupa, dengan jumlah sekitar lima orang per desa, ditambah beberapa masyarakat umum yang ikut bergabung.

Sementara di Kecamatan Bilato terdapat 10 desa, dengan enam desa yang warganya sudah menjadi mahasiswa ITB Ichsan Boalemo, seperti Desa Juria dan Bilato.

“Setiap desa di Bilato rata-rata mengirimkan tiga mahasiswa,” tambahnya.

Adapun di Kecamatan Tolangohula, warga yang kuliah di ITB Ichsan Boalemo merupakan masyarakat umum dari 10 desa dengan total empat orang. Di Kecamatan Paguyaman Pantai, hampir seluruh dari delapan desa telah mengirimkan mahasiswa, dengan jumlah bervariasi antara dua hingga enam orang per desa.

Kecamatan Wonosari juga menunjukkan antusiasme tinggi.

“Di Desa Jatimulya dan Pangea, masing-masing ada tujuh sampai delapan mahasiswa yang sudah kuliah,” ujar Abdulrahman.

Sedangkan di Kecamatan Botumoito, tercatat ada 11 mahasiswa yang berasal dari tiga Desa

Menurut Abdulrahman, salah satu alasan utama banyaknya minat kuliah di ITB Ichsan Boalemo Kampus 2 Paguyaman Raya adalah karena biaya pendidikan yang terjangkau dan dapat dicicil. Selain itu, sistem perkuliahan yang fleksibel juga menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat.

“Perkuliahan hanya dilaksanakan pada Jumat dan Sabtu. Hari Jumat dimulai pukul 13.00 hingga 17.00 setelah salat Jumat, dan hari Sabtu dari pukul 08.00 sampai 17.00. Jadi sangat cocok bagi mahasiswa yang bekerja maupun aparat desa,” ungkapnya.

Abdulrahman menambahkan, proses pendaftaran pun dibuat sangat mudah. Berkas dapat dikirim melalui WhatsApp dalam bentuk PDF, dan pihak kampus akan membantu proses administrasinya.

“Respon masyarakat sangat luar biasa. Bahkan ada yang baru disosialisasikan hari ini, besoknya langsung mendaftar. Ini menandakan semangat belajar masyarakat masih sangat tinggi,” tuturnya.

Program unggulan di ITB Ichsan Boalemo Kampus 2 Paguyaman Raya adalah Program Studi Kewirausahaan, yang memiliki konsentrasi Manajemen Pemerintahan, Manajemen Keuangan, dan Manajemen SDM. Program ini banyak diminati oleh aparat desa karena mendukung peningkatan kapasitas dan profesionalitas mereka.

“Sebagian besar mahasiswa kami adalah aparat desa. Mereka melihat peluang besar untuk meningkatkan kemampuan manajerial dan pemerintahan melalui kuliah di ITB Ichsan Boalemo Kampus 2 Paguyaman Raya,” pungkas Abdulrahman.