GORONTALO – Suasana Aula Kampus Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo pada Selasa (21/10/2025) tampak semarak. Mahasiswa dari berbagai program studi (Prodi) antusias menampilkan kemampuan terbaik mereka dalam ajang Lomba Tari Tradisional dan Solo Song Antar-Prodi, yang menjadi bagian dari rangkaian Perayaan Dies Natalis ke-6 UBM Gorontalo.
Sebanyak 19 peserta berkompetisi di kategori Solo Song, sementara 12 tim dari berbagai Prodi menampilkan Tari Tradisional Kreasi dengan penuh semangat dan kreativitas.
Kegiatan ini bukan sekadar ajang hiburan, namun juga menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengekspresikan minat dan bakat di bidang seni serta menumbuhkan kecintaan terhadap budaya daerah. Selain memeriahkan Dies Natalis, lomba ini juga bertujuan untuk melestarikan nilai-nilai budaya lokal di tengah arus modernisasi yang kian kuat.

Tiga dewan juri yang dihadirkan dalam lomba ini yakni Hariyanto Huntua, MM., MH., Mohamad Ikbal Daud, dan Rahmawanto Taidi, M.Si. Mereka memberikan penilaian terhadap penampilan para peserta dengan antusias, diiringi dukungan meriah dari mahasiswa yang hadir.
Salah satu juri, Hariyanto Huntua, yang juga mewakili LLDikti Wilayah XVI, mengapresiasi inisiatif kampus yang terus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk berkarya melalui kegiatan seni dan budaya.
“Lomba seni seperti ini menjadi wadah penting bagi generasi muda untuk menunjukkan kecintaan mereka terhadap budaya daerah. Kami berharap kegiatan ini terus berlanjut dan semakin berkembang,” ujar Hariyanto.
Ia juga mengusulkan agar ke depan kegiatan serupa bisa dikembangkan dengan penambahan cabang seni lainnya.
“Akan lebih menarik bila tahun depan ditambah lomba drama atau seni teater. Misalnya drama satu babak yang mengangkat kisah inspiratif mahasiswa, seperti perjuangan penerima KIP Kuliah hingga berhasil menamatkan studi,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Moh. Falmes Lakadjo menuturkan, di tengah dominasi budaya modern, kegiatan ini merupakan bentuk nyata komitmen kampus dalam menjaga eksistensi seni dan budaya tradisional.
“Para peserta menampilkan penampilan yang atraktif dan berkarakter. Setiap tarian menggambarkan kekayaan budaya yang patut kita jaga dan lestarikan,” ungkap Falmes.
Ia menambahkan, para juara akan diumumkan dan menerima penghargaan pada Malam Puncak Dies Natalis ke-6 UBM Gorontalo. Para pemenang berhak mendapatkan piala, sertifikat, dan uang pembinaan.
Adapun tiga finalis kategori Solo Song berasal dari:
Prodi D3 Analis Kesehatan (2 finalis)
Prodi S1 Administrasi Bisnis
Sedangkan tiga finalis kategori Tari Tradisional berasal dari:
Prodi D3 Analis Kesehatan
Prodi S1 Administrasi Rumah Sakit
Prodi S1 Manajemen
“Kami berharap kegiatan ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa dan generasi muda untuk terus mencintai, menjaga, dan mempromosikan budaya Indonesia. Budaya tradisional kita tidak kalah menarik dari seni modern—justru lebih kaya makna dan sejarah,” tutup Falmes.






















