Angkatan Muda Muhammadiyah Gorontalo Dukung Penuh Rektor ‎UMGo Soal Pemecatan Dosen

Konferensi Pers,: Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Provinsi Gorontalo
Konferensi Pers,: Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Provinsi Gorontalo

Otanaha.id -

GORONTALO – Angkatan Muda Muhammadiyah (AMM) Provinsi Gorontalo menegaskan dukungan penuh terhadap Rektor Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGo) terkait keputusan pemberhentian salah satu dosen tetap yang sempat menimbulkan polemik.

‎Hal tersebut disampaikan Sekretaris Wilayah Pemuda Muhammadiyah Gorontalo, Sandris Rena, dalam konferensi pers, Kamis (23/10/2025).

‎ Ia menegaskan bahwa keputusan pemberhentian Sitti Magfirah Makmur, S.H., M.H. bukanlah langkah sepihak, melainkan hasil keputusan bersama tiga unsur utama: Rektor UMGo, Badan Pembina Harian (BPH), dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Gorontalo.

‎ “Keputusan ini tidak diambil sepihak. Semua proses dilakukan sesuai mekanisme organisasi dan peraturan Muhammadiyah,” ujar Sandris dengan tegas.

‎Lebih lanjut, Sandris menepis tudingan yang menyebut bahwa Rektor UMGo saat ini menjabat secara “bodong” atau tidak sah. Menurutnya, Rektor UMGo telah resmi dilantik untuk periode kedua 2024–2028 setelah menuntaskan masa jabatan pertama dengan baik.

‎ “Narasi yang menyebut rektor tidak sah itu menyesatkan. Jabatan beliau legal dan sah secara kelembagaan Muhammadiyah,” tegasnya.

‎AMM Gorontalo, kata Sandris, menilai langkah tegas yang diambil Rektor UMGo bersama pimpinan persyarikatan merupakan bentuk tanggung jawab menjaga integritas kampus Muhammadiyah dari perilaku yang dapat mencoreng nama baik lembaga.

‎Selain itu, Sandris juga menyoroti tayangan podcast yang menjadi pemicu munculnya isu tersebut. Menurutnya, konten yang beredar hanya menampilkan satu sudut pandang tanpa memberi ruang klarifikasi kepada pihak kampus.

‎“Tayangan itu tidak berimbang dan bisa menyesatkan publik karena hanya menghadirkan satu pihak. Prinsip objektivitas seharusnya dijaga,” ujarnya.

‎Di akhir pernyataannya, Sandris menegaskan bahwa seluruh kader Angkatan Muda Muhammadiyah di Gorontalo diminta untuk tetap solid mendukung keputusan organisasi dan tidak mudah terprovokasi oleh narasi yang belum tentu benar.

‎ “AMM berdiri tegak bersama Rektor UMGo dan pimpinan Muhammadiyah. Menjaga marwah persyarikatan adalah tanggung jawab kita bersama,” tandasnya. (Hadi)