LIMBOTO, — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo bersama Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi resmi menjalin kerja sama strategis lintas daerah untuk memperkuat kolaborasi dalam penyelenggaraan urusan pemerintahan.
Kesepakatan ini ditandatangani langsung oleh Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi dan Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki di Ruang Dulohupa, Kantor Bupati Gorontalo, Jumat (31/10).
Kerja sama tersebut mencakup berbagai bidang penting, mulai dari peningkatan mutu pelayanan publik, penguatan kapasitas aparatur pemerintahan, hingga kolaborasi dalam pengembangan ekonomi daerah.
Melalui sinergi ini, kedua pemerintah daerah menegaskan komitmen untuk mempercepat pembangunan serta menghadirkan tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Kegiatan penandatanganan turut dihadiri Wakil Bupati Gorontalo Tonny S. Junus, Sekda Sugondo Makmur, sejumlah pimpinan OPD, serta perwakilan legislatif, di antaranya Anggota DPR RI Rachmat Gobel, Wakil Ketua DPRD Provinsi Gorontalo Ridwan Monoarfa, dan jajaran DPRD Kabupaten Gorontalo.
Bupati Gorontalo H. Sofyan Puhi menegaskan, kolaborasi antar daerah ini merupakan langkah konkret menuju pemerintahan yang adaptif dan inovatif.
“Sinergi ini menjadi langkah nyata memperkuat tata kelola pemerintahan yang saling melengkapi. Melalui pertukaran pengalaman dan sumber daya, manfaatnya akan dirasakan langsung oleh masyarakat di kedua daerah,” ujar Sofyan.
Ia juga menyampaikan komitmen Pemkab Gorontalo untuk segera menindaklanjuti kerja sama tersebut melalui komunikasi teknis lintas OPD.
“Kami ingin agar kerja sama ini tidak berhenti di atas kertas, tetapi benar-benar memberi nilai tambah. Pengalaman dan inovasi dari Sukabumi akan menjadi referensi penting bagi kami,” tambahnya.
Sementara itu, Wali Kota Sukabumi H. Ayep Zaki menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk memperluas ruang kolaborasi, khususnya dalam peningkatan investasi dan pembangunan ekonomi berbasis potensi lokal.
“Kami membawa empat program prioritas yang siap dikolaborasikan, mulai dari peningkatan PAD, optimalisasi pajak dan retribusi daerah, pengembangan ekonomi sosial berbasis wakaf, hingga kemitraan di sektor pertanian,” ungkap Ayep.
Menariknya, salah satu poin kerja sama tersebut yakni komitmen Pemkot Sukabumi membeli 100 persen hasil produksi kedelai dari Kabupaten Gorontalo sebagai upaya mendukung petani lokal.
Untuk memastikan kelancaran implementasi, Wali Kota Sukabumi menunjuk Sekda dan Asisten I Pemkot Sukabumi untuk berkoordinasi secara intens dengan jajaran Pemkab Gorontalo.
Dengan kesepakatan ini, kedua pemerintah daerah berharap dapat membangun model kemitraan antar daerah yang efektif, produktif, dan berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. (Hadi)




















