Gorontalo — Asosiasi Ilmuwan Manajemen Indonesia (AIMI) Provinsi Gorontalo resmi mulai dirintis melalui Pertemuan Perdana yang digelar di Ruang Akreditasi Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo, Kamis (30/10/2025).
Pertemuan ini dihadiri oleh akademisi dari lima perguruan tinggi di Gorontalo, yakni UBM, UBMG, UNG, UG, UMGo, dan Unisan.
Dalam forum tersebut, peserta rapat secara aklamasi menetapkan Rektor UBM Gorontalo, Dr. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes., sebagai Ketua AIMI Provinsi Gorontalo. Ia akan segera menyusun dan melengkapi struktur kepengurusan AIMI Gorontalo.
Pertemuan turut dihadiri oleh Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG) Dr. Azis Rachman, MM, Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Arifin Tahir, M.Si, Dekan FEB UBM Dr. Darman, M.Si, para dosen UBM, serta perwakilan pimpinan fakultas ekonomi dan prodi manajemen dari berbagai perguruan tinggi di Gorontalo.
Dekan FEB UBM Gorontalo, Dr. Darman, M.Si, menjelaskan bahwa pertemuan ini membahas struktur kepengurusan awal, persiapan pelantikan, dan rencana program kerja AIMI Provinsi Gorontalo.
Sementara itu, inisiator pembentukan AIMI Gorontalo, Dr. Azis Rachman, MM, menuturkan bahwa AIMI telah berdiri sejak lama secara nasional, dan dirinya sudah menjadi anggota sejak tahun 2012 saat menempuh studi doktoral di UMI Makassar.
Menurutnya, keanggotaan AIMI terbuka bagi lulusan program studi manajemen di jenjang S1, S2, dan S3 yang berdomisili di Gorontalo. Hingga saat ini, sudah lebih dari 100 calon anggota yang telah mengisi formulir keanggotaan secara daring.
“Kita perlu memperkuat silaturahmi para ilmuwan manajemen di Gorontalo, menghimpun potensi akademisi, profesional, dan birokrat dalam satu wadah untuk pengembangan keilmuan manajemen,” ujar Dr. Azis.
Ia menambahkan, kegiatan AIMI akan dijalankan dengan semangat gotong royong dan komitmen bersama. Kepengurusan yang terbentuk nanti akan dilaporkan kepada Ketua Umum AIMI Pusat, dan direncanakan pelantikan akan digelar pada Desember 2025, bersamaan dengan Seminar Nasional AIMI Gorontalo.
Kepengurusan AIMI Provinsi Gorontalo nantinya akan terdiri atas
Dewan Penasehat
Dewan Pakar dan Konsultan
Pengurus Harian
Adapun bidang yang akan dibentuk meliputi:
1. Akademik
2. Riset
3. Pengembangan Kelembagaan
4. Organisasi dan Profesi
5. Kehumasan
6. Sistem Informasi
“AIMI akan menjadi basis ilmuwan manajemen untuk meningkatkan kapasitas dan jejaring profesional, dengan semangat silaturahmi dan pengembangan keilmuan,” tutur Dr. Azis.
Dalam sambutannya, Ketua AIMI Provinsi Gorontalo Dr. Titin Dunggio menyampaikan bahwa setelah struktur kepengurusan terbentuk, pihaknya akan mengonsultasikan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) organisasi.
“Pasca pelantikan nanti, AIMI Gorontalo akan menyusun program kerja yang berfokus pada pengembangan akademik, peningkatan kompetensi diri, perluasan jejaring dan kolaborasi, serta akses informasi dan peluang kerja sama,” jelas Dr. Titin.
Ia juga menegaskan bahwa semangat “Huyula” yaitu gotong royong khas Gorontalo yng akan menjadi prinsip utama dalam menjalankan organisasi ini. Selain itu, sejumlah senior expert dan guru besar seperti Dr. Anis Naki, Prof. Dr. Arifin Tahir, Prof. Basri Modding, dan Prof. Akmal Umar siap memberikan dukungan dalam memperkuat kapasitas ilmuwan manajemen di daerah.
Di akhir pertemuan, seluruh peserta menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap terbentuknya AIMI Gorontalo serta sepakat memberikan amanah kepada Dr. Titin Dunggio sebagai Ketua AIMI Provinsi Gorontalo.






















