Mahasiswa ASP UBM Gorontalo Raih Juara II Lomba Debat Kemenkeu RI Peringatan Hari Uang

Mahasiswa ASP UBM Gorontalo Raih Juara II Lomba Debat Kemenkeu RI
Mahasiswa ASP UBM Gorontalo Raih Juara II Lomba Debat Kemenkeu RI

Otanaha.id -

Gorontalo – Tiga mahasiswa Program Studi Akuntansi Sektor Publik (ASP), Fakultas Pemerintahan dan Sektor Publik (FPSP) Universitas Bina Mandiri (UBM) Gorontalo berhasil meraih Juara II pada Lomba Debat Hari Uang yang diselenggarakan oleh Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Kamis (30/10/2025), di Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Gorontalo (UNG).

‎Ketiga mahasiswa tersebut adalah Ronaldy Iyaku, Wulan S. Paneo, dan Duta Pryaguna Mustapa. Tim UBM Gorontalo sukses menyingkirkan lima tim lainnya dari berbagai perguruan tinggi di Provinsi Gorontalo.

‎Ketua Prodi ASP, Dedy Suryadi, M.Ak., Ak., CA, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menjelaskan, tim UBM terdiri dari mahasiswa semester I dan III yang tampil percaya diri dengan kemampuan berpikir kritis dan logis sesuai tema debat.

‎ “Kegiatan ini menjadi wadah untuk mengasah keberanian mahasiswa dalam berargumentasi, sekaligus memperkuat kesadaran akan pentingnya integritas dan transparansi dalam ekonomi publik,” ungkap Dedy.

‎Lomba debat ini mengangkat tema “Dialektika Generasi Muda: Integritas dan Transparansi Menuju Ekonomi Harmoni Indonesia”, dengan tujuan meningkatkan edukasi publik tentang peran uang dan stabilitas ekonomi nasional.

‎Sebanyak tujuh tim dari empat perguruan tinggi berpartisipasi dalam ajang ini. Suasana kompetisi berlangsung dinamis dan penuh antusiasme. Setiap tim menampilkan argumentasi berbasis data dan teori ekonomi, serta memberikan solusi konstruktif terhadap isu-isu aktual seperti transparansi fiskal, kebocoran anggaran, dan etika pengelolaan keuangan publik.

‎Dalam perjalanan lomba, tim UBM Gorontalo menghadapi IAIN Sultan Amai, Universitas Muhammadiyah Gorontalo, Universitas Ichsan, dan UNG, hingga akhirnya bertemu kembali dengan Tim UNG di babak final.

‎Penilaian juri mencakup kemampuan mendeskripsikan mosi, ketajaman argumentasi, penyampaian pesan, serta strategi interupsi dan sanggahan. Menurut Dedy, tim UBM menunjukkan performa yang solid, komunikatif, dan sesuai kaidah debat akademik.

‎ “Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa UBM Gorontalo untuk terus berprestasi, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga dalam ajang kompetitif di tingkat lokal maupun regional,” tutur Dedy.

‎Ia menambahkan, capaian ini juga merupakan hasil dari dukungan Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo dan Rektor UBM Gorontalo yang terus berkomitmen memfasilitasi pengembangan minat dan bakat mahasiswa.

‎ “Terima kasih kepada Bapak Ketua Yayasan dan Ibu Rektor atas dukungan penuh terhadap mahasiswa kami. Semoga ke depan semakin banyak prestasi yang lahir dari UBM Gorontalo,” tutup Dedy Suryadi.