Boalemo — Kegiatan Nasional Perkemahan Antar Satuan Karya Pramuka (Peran Saka) resmi ditutup oleh Gubernur Gorontalo, Dr. Gusnar Ismail, MM, pada Ahad (9/11/2025) di Bumi Perkemahan Bongohulawa, Limboto, Kabupaten Gorontalo.
Siswa SMK Bina Mandiri Boalemo turut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan tersebut sebagai bentuk nyata semangat kebersamaan, kolaborasi, pengabdian, serta peran generasi muda dalam ajang kepramukaan tingkat nasional.
Guru Pendamping Pramuka SMK Bina Mandiri Boalemo, Rikriyanto Neno, S.M, mengatakan bahwa keikutsertaan siswanya menjadi bukti semangat dan eksistensi sekolah yang terbilang masih baru, namun mampu menunjukkan kemampuan serta kolaborasi di tingkat nasional.
“Setiap kegiatan banyak menampilkan pengalaman sarat edukasi, inspirasi, karakter, serta pembelajaran bagi peserta. Hal ini bermanfaat untuk memperkuat rasa persaudaraan, meningkatkan wawasan nasionalisme, dan membangun semangat kolaborasi dalam melahirkan generasi muda yang inovatif, cerdas, dan berkarakter,” ujarnya.
Rikriyanto menambahkan, melalui kegiatan ini, para peserta mendapatkan pengalaman berharga, khususnya dalam kepemimpinan, soft skill, kolaborasi, dan kerja sama tim.
“Mari kita terus bersemangat berkarya dan menjadi bagian dari perubahan demi Indonesia yang lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, salah satu peserta, San Chain Makagansa, mengungkapkan bahwa Peran Saka Nasional 2025 menjadi pengalaman yang sangat berkesan.
“Banyak hal yang kami pelajari, mulai dari kedisiplinan, tanggung jawab, hingga interaksi dengan peserta dari berbagai daerah di tanah air. Kegiatan yang asyik, kreatif, edukatif, dan peduli menjadi nafas utama selama sepekan. Ini menjadi pengalaman yang tak terlupakan,” ujarnya penuh semangat.
Dengan berakhirnya kegiatan ini, siswa SMK Bina Mandiri Boalemo menunjukkan bahwa mereka memiliki semangat dan kemampuan untuk bersaing serta berkontribusi positif bagi pembangunan daerah maupun bangsa.






















