Gorontalo – Komisi III DPRD Kota Gorontalo melakukan kunjungan lapangan ke dua lokasi pembangunan pengendalian banjir di wilayah Kota Gorontalo, Rabu (12/10/2025). Dua titik yang menjadi sasaran peninjauan yakni kawasan Azwa dan Kompleks Perumahan Bele Olando Kelurahan Tuladenggi.
Kunjungan ini dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan proyek pengendalian banjir Sungai Bolango yang dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai Sulawesi (BWSS) II Gorontalo berjalan sesuai rencana.
Anggota Komisi III DPRD Kota Gorontalo Totok Bachtiar menyampaikan apresiasinya terhadap langkah cepat pemerintah dan pihak balai sungai dalam menangani persoalan banjir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat di wilayah Kecamatan Kota Barat, Bumi, hingga Kota Selatan.
“Alhamdulillah, saya sangat bersyukur karena apa yang menjadi kebutuhan masyarakat mulai tertangani. Banjir akibat luapan Sungai Bolango yang sebelumnya berdampak sampai ke wilayah Kota Selatan kini sudah mendapat perhatian serius dari pihak Balai Sungai,” ujar Totok saat diwawancarai di lokasi.

Ia menjelaskan, hasil audiensi antara Pemerintah Kota Gorontalo bersama Komisi III dengan pihak Balai Sungai beberapa waktu lalu kini membuahkan hasil nyata. “Alhamdulillah, progres pekerjaan saat ini sudah mencapai sekitar 87 persen. Ini patut kita syukuri bersama,” tambahnya.
Selain berfungsi sebagai pengendali banjir, lokasi tersebut juga dinilai memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata baru yang bersebelahan langsung dengan aliran sungai.
“Ini bisa menjadi tempat kuliner dan destinasi wisata baru bagi masyarakat Kota Gorontalo. Ke depan, kami akan membicarakan lebih lanjut dengan pemerintah agar kawasan ini bisa tertata dengan baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ahmad Ibrahim selaku Kasatker Banjir dan Sabo (BjSA) BWSS II Gorontalo menjelaskan bahwa progres pekerjaan di lokasi sudah mencapai sekitar 85 persen. Ia mengakui, dalam pelaksanaannya sempat terdapat beberapa kendala, namun pihaknya tetap berkomitmen menyelesaikan proyek sesuai jadwal kontrak yang ditetapkan hingga 10 Desember 2025.
“Sebelum pelaksanaan, kami sudah melakukan sosialisasi dengan masyarakat sekitar, dibantu oleh pemerintah daerah, dewan, camat, lurah, hingga unsur TNI-Polri. Alhamdulillah, pekerjaan bisa berjalan lancar dan tanpa kendala berarti. Dengan sisa waktu yang ada, kami akan maksimalkan penyelesaiannya hingga tuntas,” terang Ahmad Ibrahim.
Melalui kunjungan ini, Komisi III DPRD berharap agar proyek pengendalian banjir Sungai Bolango dapat selesai tepat waktu dan memberi manfaat besar bagi masyarakat, baik dari segi mitigasi bencana maupun peningkatan potensi ekonomi kawasan sekitar. (Hadi)




















