Risman Tolingguhu, Ayah yang Mencintai dalam Diam

Wakil Bupati Bone Bolango, Risman Tolingguhu Bersama Istri
Wakil Bupati Bone Bolango, Risman Tolingguhu Bersama Istri

Otanaha.id -

Bone Bolango – Tak semua cinta lahir dari kata-kata. Ada kasih yang hadir dalam bentuk kerja keras, pengorbanan, dan tanggung jawab yang tak pernah usai. Begitulah cinta seorang ayah bernama Risman Tolingguhu, sosok sederhana yang memilih mencintai lewat tindakan, bukan ucapan.

‎Dalam keseharian, Risman mungkin tidak banyak bicara. Namun, di balik diamnya tersimpan keteguhan hati seorang ayah yang rela mengorbankan waktu, tenaga, bahkan dirinya demi keluarga. Ia bangun lebih pagi dari siapa pun, bekerja tanpa keluh, dan pulang ketika rumah sudah sunyi.
‎Semua dilakukan demi satu hal — memastikan keluarganya tetap bahagia.

‎“Bagi saya, cukup melihat anak-anak sehat dan istri tersenyum, itu sudah kebahagiaan yang tak ternilai,” ujar Risman singkat, dengan nada rendah namun penuh makna.

‎Cinta seorang ayah seperti Risman sering kali tak terlihat. Ia jarang memeluk, jarang berkata manis, namun tangannya selalu siap menopang saat keluarga goyah. Ia hadir sebagai penopang yang kuat, pelindung yang diam, namun selalu ada.

‎Perubahan zaman membuat banyak ayah kini belajar untuk lebih terbuka, termasuk Risman. Ia mulai memahami bahwa menjadi ayah bukan hanya soal mencari nafkah, tetapi juga hadir secara emosional. “Anak-anak sekarang butuh didengar, bukan hanya dibelikan sesuatu,” katanya.

‎Bagi Risman, Hari Ayah Nasional bukan sekadar peringatan, tetapi momen refleksi. Ia ingin mengingatkan, bahwa cinta seorang ayah tak perlu ditunjukkan dengan kemewahan. Kadang cukup dengan waktu, perhatian, dan kehadiran.

‎“Ucapan sederhana dari anak-anak sudah cukup membuat saya bangga,” tambahnya.

‎Di balik sikapnya yang tenang, tersimpan cinta yang kuat dan abadi — cinta yang mungkin tak selalu diungkap, tapi selalu terasa.

‎Selamat Hari Ayah Nasional.
‎Untuk setiap langkah, peluh, dan doa yang tak pernah terdengar. Terima kasih, Ayah.