LIMBOTO, — Pemerintah Kabupaten Gorontalo kembali menegaskan komitmennya membangun birokrasi yang berintegritas dan berkarakter melalui pelaksanaan Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama yang digelar dengan nuansa religius di Masjid Agung Baiturrahman, Jumat (28/11).
Pelantikan berbasis spiritualitas ini bukan sekadar pemindahan lokasi dari kantor pemerintahan. Pemilihan masjid menjadi penegasan bahwa jabatan publik adalah amanah besar yang wajib dijalankan dengan nilai kejujuran, moralitas, dan tanggung jawab kepada Allah SWT serta masyarakat.
Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi, yang memimpin langsung prosesi tersebut menekankan bahwa setiap pejabat harus menempatkan integritas sebagai pondasi utama dalam menjalankan tugas. Ia hadir bersama Wakil Bupati Tonny S. Junus, Sekda Sugondo Makmur, pimpinan OPD, TP PKK, serta ratusan ASN.

Dalam amanatnya, Bupati Sofyan menyampaikan enam poin penting yang menjadi arah kebijakan kinerja aparatur:
1. Menjaga integritas dan profesionalisme.
Pejabat diminta menjadi teladan, menjauhi penyalahgunaan kewenangan, serta menegakkan budaya birokrasi yang jujur, bersih, dan disiplin.
2. Mempercepat pembangunan daerah.
Fokus diarahkan pada layanan pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, pertanian, infrastruktur, digitalisasi, dan program percepatan penanggulangan kemiskinan.
3. Meningkatkan standar layanan publik.
Bupati meminta OPD memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta memastikan pelayanan bebas pungli dan memanfaatkan teknologi informasi.
4. Membangun kerja kolaboratif.
Tidak ada OPD yang bekerja sendiri. Sinergi lintas sektor menjadi kunci mempercepat pencapaian program strategis daerah.
5. Mendorong inovasi dan terobosan.
Pejabat harus responsif, adaptif, dan mampu menghadirkan solusi kreatif dalam menghadapi dinamika pemerintahan.
6. Menegakkan netralitas ASN.
ASN diminta tetap fokus pada tugas pelayanan publik dan menjaga jarak dari politik praktis.
Sofyan menegaskan bahwa reformasi birokrasi tidak boleh berhenti pada slogan, tetapi harus tampak nyata dalam kualitas pelayanan. Pelantikan di masjid, katanya, menjadi pengingat bahwa sumpah jabatan disaksikan bukan hanya oleh para pejabat, tetapi juga oleh Tuhan Yang Maha Esa.
“Pelantikan di masjid memberikan dorongan moral bagi para pejabat agar setiap langkahnya didasari nilai keimanan dan ketakwaan,” ujar Bupati Sofyan.
Prosesi ini juga memperkuat arah pembangunan Kabupaten Gorontalo yang tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga membangun mental aparatur agar memiliki karakter kuat, berakhlak, dan siap memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.
Daftar Pejabat yang Dilantik
1. Dr. Bambang Supriyanto, M.Si
L
Jabatan Lama: Sekretaris Bapppeda Litbang
Jabatan Baru: Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan & SDM
2. Dr. Jurni Biahimo, S.Pd., MH
Jabatan Lama: Auditor Ahli Madya Inspektorat Provinsi
Jabatan Baru: Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi, Keuangan & Pembangunan
3. Endi Triyanto Manyoe, S.Pi., M.Si
Jabatan Lama: Widyaiswara Ahli Madya BKPSDM
Jabatan Baru: Kepala Dinas Peternakan & Kesehatan Hewan
4. Risman K. Umar, S.Sos., M.Si
Jabatan Lama: Sekretaris Dinas Kominfo
Jabatan Baru: Kepala Dinas PUPR
5. Dr. Abd. Waris, S.Pd., M.Pd
Jabatan Lama: Sekretaris Dispora
Jabatan Baru: Kepala Dinas Pendidikan & Kebudayaan
6. Fany Hamzah Salamanya, S.Pi., MT.Dea
Jabatan Lama: Kabid Koperasi, Dinas Koperasi-UKM
Jabatan Baru: Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga & Pariwisata
7. AfriyanI Katili, SKM., M.Kes
Jabatan Lama: Kabid Pengendalian Penduduk & KB Provinsi
Jabatan Baru: Kepala Dinas Sosial Kab. Gorontalo





















