Maryam Sofyan Puhi Tekankan Peran Kunci PKK Perkuat Imunisasi di Posyandu Kabupaten Gorontalo

Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Ny. Maryam Sofyan Puhi.
Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Ny. Maryam Sofyan Puhi.

Otanaha.id -

LIMBOTO — Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Gorontalo, Ny. Maryam Sofyan Puhi, kembali menegaskan komitmen PKK dalam memperkuat layanan imunisasi sebagai bagian penting dari peningkatan kualitas Posyandu. Pesan tersebut ia sampaikan saat menjadi pemateri pada Rapat Advokasi dan Koordinasi Program Layanan Posyandu Tingkat Kabupaten Gorontalo Tahun 2025 yang digelar di Grand Bukit Proja, Desa Pone, Kecamatan Limboto Barat, Rabu (3/12).

‎Dalam penyampaiannya, Maryam menekankan bahwa Posyandu modern tidak hanya ditentukan oleh peningkatan fasilitas atau teknis pelayanan, tetapi juga oleh sinergi lintas sektor yang solid. PKK, menurutnya, memiliki posisi strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendorong kualitas hidup keluarga, terutama melalui intervensi kesehatan dasar.

‎“PKK menjadi motor penggerak di masyarakat. Dalam konteks imunisasi, kader PKK hadir untuk mengedukasi, mendampingi, dan memastikan informasi yang benar sampai ke setiap keluarga,” ujarnya.

‎Maryam menjelaskan bahwa Posyandu merupakan garda terdepan layanan kesehatan dasar, mencakup pemantauan tumbuh kembang, pencegahan penyakit, hingga peningkatan kesehatan keluarga. Di lapangan, kader PKK mendukung pencapaian imunisasi dengan memperluas jangkauan layanan serta membantu memastikan balita dan ibu hamil menerima imunisasi dasar lengkap sesuai ketentuan.

‎Tak hanya itu, PKK juga menjadi kekuatan penting dalam menangkal hoaks dan misinformasi terkait imunisasi. Melalui pendekatan persuasif dan komunikasi langsung, para kader membantu membangun kepercayaan masyarakat sekaligus melakukan pendataan bayi dan balita untuk menentukan cakupan imunisasi di setiap Posyandu.

‎Dari sisi teknis operasional, Maryam memaparkan bahwa PKK terlibat pada banyak tahapan kegiatan Posyandu: mulai dari edukasi, persiapan layanan, pendataan, hingga pencatatan dan pelaporan. PKK juga membantu pengorganisasian kader, penyediaan sarana, dan penguatan koordinasi antara pemerintah desa, tenaga kesehatan, serta masyarakat.

‎“Semua unsur ini harus bergerak bersama agar Posyandu mampu memberikan layanan yang optimal,” tegasnya.

‎Maryam optimistis, dengan kolaborasi yang erat antarinstansi serta peran aktif kader PKK hingga tingkat desa dan kelurahan, layanan Posyandu di Kabupaten Gorontalo akan semakin adaptif, berkualitas, dan mampu menjawab tantangan kesehatan masyarakat masa kini. (Hadi)