Limboto –Persiapan gelaran Ramadhan Fest 2026 terus dikuatkan oleh panitia pelaksana dari Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Gorontalo. Pada Selasa (9/12), panitia resmi melakukan audiensi dengan Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, untuk memaparkan rancangan kegiatan sekaligus memperkuat koordinasi.
Audiensi berlangsung di ruang kerja Sekda dan turut dihadiri Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata, Fany Hamzah Salamanya. Dalam pertemuan itu, panitia menjelaskan bahwa Ramadhan Fest tahun depan dirancang sebagai ajang kolaboratif yang memadukan kreativitas, pembinaan karakter, hingga penguatan nilai keagamaan bagi pemuda selama Ramadan.
Panitia memperkenalkan sejumlah agenda inti, seperti lomba vokalis religi antar OPD, kecamatan, dan desa, lomba tilawah, serta program edukasi yang menitikberatkan pada peningkatan kapasitas pemuda. Tak hanya berfokus pada kompetisi, kegiatan ini juga diarahkan menjadi ruang pembinaan yang mendorong tumbuhnya generasi muda yang religius dan produktif.
Mengangkat tema “Berkah Ramadhan, Sejahterakan UMKM, Ibadah untuk Kita Semua,” event ini juga menempatkan pemberdayaan pelaku UMKM sebagai salah satu prioritas. Berbagai stan UMKM direncanakan hadir untuk menyediakan ruang promosi produk lokal selama bulan suci.
Sekda Sugondo memberikan apresiasi atas langkah KNPI yang menggagas kegiatan positif bagi pemuda. Ia menegaskan komitmen pemerintah dalam memberikan dukungan sepanjang kegiatan disiapkan secara matang dan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.
“Ramadhan Fest ini harus menjadi ruang pembinaan dan kreativitas bagi anak muda, sekaligus memperkuat nilai keagamaan. Pemerintah tentu mendukung penuh kegiatan yang terkelola dengan baik,” ujar Sekda.
Pertemuan tersebut ditutup dengan kesepakatan untuk melanjutkan koordinasi pada tahap teknis berikutnya, termasuk penetapan jadwal, lokasi pelaksanaan, serta penyempurnaan susunan acara. Ramadhan Fest 2026 diharapkan menjadi salah satu pusat perhatian aktivitas pemuda selama Ramadan mendatang. (Hadi)




















