Rusli Habibie Sebut Fikram dan Meyke Kandidat Unggulan di Musda XI Golkar Kota Gorontalo ‎

Musda XI Golkar Kota Gorontalo

Kunjungan Kerja Reses Anggota DPR RI, Rusli Habibie di Kota Gorontalo
Kunjungan Kerja Reses Anggota DPR RI, Rusli Habibie di Kota Gorontalo

Otanaha.id -

GORONTALO — Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kota Gorontalo yang dijadwalkan berlangsung Kamis (18/12/2025) di Hotel Grand Q, arah dukungan internal partai mulai mengerucut pada dua figur, yakni Fikram Salilama dan Meyke Camaru.

‎Dewan Penasihat DPD Partai Golkar Provinsi Gorontalo, Rusli Habibie, menyebut kedua nama tersebut sebagai kandidat yang mengemuka dalam dinamika menjelang Musda. Rusli mengungkapkan hal itu usai melakukan komunikasi dengan Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, terkait ketidakhadirannya pada agenda Musda karena harus kembali ke Jakarta.

‎“Saya sudah menyampaikan kepada Pak Wali bahwa besok ada Musda Golkar Kota, tetapi saya harus berangkat ke Jakarta pagi-pagi. Istri saya akan hadir mewakili sebagai Ketua DPD Golkar Provinsi. Dalam pembicaraan itu, saya sampaikan ada dua calon, yakni Fikram Salilama dan Meyke Camaru,” ujar Rusli di sela-sela kegiatan reses di Kota Gorontalo, Rabu (17/12/2025).

‎Rusli menambahkan, aspirasi dari sejumlah pengurus kecamatan (PK) juga telah disampaikan kepadanya. Namun, ia menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki kewenangan menentukan siapa yang akan terpilih sebagai ketua.

‎“Ada beberapa PK yang menyampaikan aspirasi kepada saya dan menginginkan Meyke Camaru. Tapi saya tegaskan, saya tidak punya hak menentukan. Yang punya hak memilih adalah pemilik suara, yaitu PK-PK Golkar,” tegasnya.

‎Selain itu, Rusli juga mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Fikram Salilama saat tiba di Gorontalo. Dalam pertemuan singkat tersebut, ia mempersilakan Fikram untuk maju jika berkeinginan mencalonkan diri.

‎“Saya sampaikan kepada Pak Fikram, silakan maju kalau mau maju. Beliau juga teman saya,” ucap Rusli.

‎Rusli berharap Musda XI Golkar Kota Gorontalo dapat berlangsung lancar dan melahirkan pimpinan terbaik yang lahir dari mekanisme kaderisasi partai.

‎“Di Golkar ada prinsip PD2LT. Itu yang harus dijaga,” katanya.

‎Sementara itu, Meyke Camaru menyatakan kesiapannya jika mendapat kepercayaan memimpin DPD Golkar Kota Gorontalo. Ia mengaku telah berkomunikasi dan menyerap aspirasi dari para pengurus yang memiliki hak suara.

‎“Sebagai kader Golkar, saya siap menjawab harapan dan kepercayaan pengurus. Jika dipercaya, saya siap menjadi nahkoda Partai Golkar Kota Gorontalo ke depan,” ujar Meyke.

‎Di sisi lain, Fikram Salilama menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah menyukseskan pelaksanaan Musda. Menurutnya, soal pencalonan sepenuhnya merupakan kewenangan pemilik suara.

‎“Posisi saya sebagai Plt Ketua Golkar Kota, fokus utama saya adalah memastikan Musda berjalan sukses,” kata Fikram.

‎Ia menambahkan, amanah yang diberikan oleh Rusli Habibie dan Idah Syahidah harus dipertanggungjawabkan dengan menyelenggarakan Musda secara baik dan demokratis.

‎“Tugas saya adalah melaksanakan perintah dan memastikan Musda ini sukses. Itu yang menjadi tanggung jawab saya,” pungkasnya. (Hadi)