Hari Ini di Gorontalo Turnamen Domino “Serba 25” Jadi Panggung Strategi dan Prestasi

Turnamen Domino

Ketua PORDI Gorontalo, Andi Ilham
Ketua PORDI Gorontalo, Andi Ilham

Otanaha.id -

GORONTALO – Pengurus Provinsi Perkumpulan Olahraga Domino Indonesia (PORDI) Gorontalo menggelar Turnamen Domino Spesial HUT ke-25 Provinsi Gorontalo sebagai bagian dari rangkaian perayaan usia perak daerah tersebut. Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, 24–25 Desember 2025, di GOR Nani Wartabone, Kota Gorontalo.

‎Turnamen ini mengusung konsep unik bertajuk “Serba 25” yang dirancang untuk menyelaraskan momentum peringatan 25 tahun Provinsi Gorontalo.

‎ Ketua PORDI Provinsi Gorontalo, Andi Ilham, menjelaskan bahwa seluruh elemen turnamen sengaja dikaitkan dengan angka 25 sebagai simbol penghormatan atas perjalanan seperempat abad daerah berjuluk Bumi Serambi Madinah.

‎“Turnamen ini kami persembahkan khusus untuk HUT ke-25 Provinsi Gorontalo. Karena itu, seluruh konsepnya mengusung angka ‘serba 25’, mulai dari jumlah peserta, total hadiah, hingga waktu pelaksanaan,” ujar Andi Ilham.

‎Sebanyak 25 pasangan atlet domino terbaik dari berbagai daerah di Gorontalo akan ambil bagian dalam kompetisi ini. Panitia juga menyiapkan total hadiah sebesar Rp25 juta yang akan diperebutkan oleh para peserta, sekaligus menambah daya tarik turnamen.

‎Lebih dari sekadar ajang hiburan, PORDI Gorontalo menegaskan bahwa turnamen ini memiliki nilai strategis dalam pembinaan olahraga domino. Kompetisi ini dimanfaatkan sebagai sarana silaturahmi antar-atlet sekaligus wadah penjaringan talenta potensial yang diproyeksikan untuk berlaga di tingkat nasional.

‎“Domino saat ini telah berkembang menjadi olahraga prestasi yang membutuhkan strategi, konsentrasi, dan kerja sama tim. Melalui turnamen ini, kami ingin mendorong lahirnya atlet-atlet domino Gorontalo yang berdaya saing,” tambahnya.

‎Turnamen akan mempertandingkan kategori berpasangan dengan menggunakan regulasi resmi PORDI. Panitia berharap kegiatan ini tidak hanya memeriahkan HUT ke-25 Provinsi Gorontalo, tetapi juga memperkuat eksistensi olahraga domino sebagai cabang olahraga yang kompetitif dan berprestasi. (Hadi)