GORONTALO – Universitas Bina Taruna Gorontalo (UNBITA) berkolaborasi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Gorontalo menggelar kegiatan donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan komitmen kemanusiaan kampus. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Lantai 1 UNBITA, Kamis (18/12/2025).
Aksi donor darah ini melibatkan pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, serta masyarakat sekitar kampus. Tingginya partisipasi peserta mencerminkan kepedulian civitas akademika UNBITA dalam mendukung ketersediaan stok darah bagi masyarakat di Provinsi Gorontalo.
Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si menegaskan bahwa kegiatan donor darah merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perguruan tinggi dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat.
“Donor darah adalah tindakan sederhana, tetapi sangat berarti bagi kemanusiaan. Melalui kegiatan ini, UNBITA berupaya menumbuhkan nilai empati dan kepedulian sosial di lingkungan kampus,” ujar Dr. Ellys.
Ia menambahkan, kerja sama UNBITA dengan PMI tidak hanya bersifat insidental, melainkan menjadi bagian dari upaya membangun budaya kampus yang peduli terhadap isu kesehatan dan kemanusiaan.
“Kampus harus hadir dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Donor darah ini adalah salah satu bentuk kontribusi nyata yang hasilnya bisa dirasakan secara langsung,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Donor Darah PMI Provinsi Gorontalo, Dr. Leisyawati Ali, mengapresiasi dukungan berkelanjutan UNBITA terhadap program-program kemanusiaan PMI, khususnya dalam menjaga ketersediaan stok darah yang aman dan mencukupi.
“Perguruan tinggi seperti UNBITA memiliki peran strategis dalam gerakan donor darah sukarela. Keterlibatan civitas akademika sangat membantu PMI,” ungkapnya.
Ia juga menilai kegiatan donor darah di lingkungan kampus menjadi sarana edukasi efektif bagi mahasiswa untuk memahami pentingnya donor darah secara rutin dan aman.
PMI Provinsi Gorontalo berharap sinergi dengan UNBITA dapat terus diperluas ke berbagai program kemanusiaan lainnya, seperti edukasi kesehatan dan kesiapsiagaan bencana. Melalui kegiatan ini, UNBITA kembali menegaskan posisinya sebagai perguruan tinggi yang aktif berkontribusi dalam pembangunan sosial dan kemanusiaan di Gorontalo. (Hadi)




















