‎Tudang Sipulung DDI Gorontalo Tetapkan Prof. Ahmad Faisal Nahkodai PWDDI

Dr. H. Kaswad Sartono, M.Ag, Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo Inisiator ‎ pembentukan Tudang Sipulung DDI Gorontalo
Dr. H. Kaswad Sartono, M.Ag, Kakanwil Kemenag Provinsi Gorontalo Inisiator ‎ pembentukan Tudang Sipulung DDI Gorontalo

Otanaha.id -

Gorontalo, – Alumni dan kader Darud Da’wah wal Irsyad (DDI) di Provinsi Gorontalo menggelar Tudang Sipulung atau pertemuan bersama sebagai forum silaturahmi dan konsolidasi organisasi dalam semangat penguatan ukhuwah ad-Dariyah. Kegiatan tersebut berlangsung di Zarona Cafe Gorontalo, Ahad (11/01/2025).

‎Pertemuan ini diprakarsai oleh Dr. H. Kaswad Sartono, M.Ag, Anggota Majelis Istisyari Pengurus Besar Darud Da’wah wal Irsyad (PB DDI) yang juga menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Gorontalo. Hadir dalam kegiatan tersebut Rektor IAIN Sultan Amai Gorontalo Prof. Dr. H. Ahmad Faisal, M.Ag, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Gorontalo Dr. H. Mansur Basir, serta sejumlah alumni dan kader DDI.

‎Turut hadir sejumlah tokoh alumni dan kader DDI lainnya, di antaranya Dr. Andi Jufri, Dr. H. Dulsukmi Kasim, Lc., MH, H. Ismail, Dr. Jufri, M.Ag, Dr. Misbahuddin, AS, AD, Ismail, S.Ag., MH, Rustan, S.HI, Jamil, S.Ag., M.H, Sapri Safri, Lc., serta Suryanto, SE.

‎Melalui Tudang Sipulung tersebut, para peserta sepakat membentuk Pengurus Wilayah Darud Da’wah wal Irsyad (PWDDI) Provinsi Gorontalo. Forum ini menyepakati penunjukan Prof. Dr. H. Ahmad Faisal, M.Ag sebagai Ketua PWDDI Gorontalo, Dr. H. Dulsukmi Kasim, Lc., MA sebagai Sekretaris, dan Suryanto, SE sebagai Bendahara.

‎Dr. H. Kaswad Sartono menjelaskan bahwa selain penetapan struktur inti kepengurusan, seluruh peserta yang hadir disepakati sebagai formatur untuk melengkapi susunan kepengurusan PWDDI Gorontalo. Para formatur diharapkan dapat melakukan sosialisasi kepada masyarakat serta menjalin komunikasi dengan kader dan alumni DDI di Gorontalo, termasuk berkoordinasi dengan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) Gorontalo.

‎Ia menambahkan bahwa penyusunan kepengurusan PWDDI Gorontalo ditargetkan rampung dalam waktu paling lambat dua minggu. Sementara itu, pelantikan PWDDI Gorontalo direncanakan akan dilaksanakan pada 17 Februari 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Lahir DDI di Kabupaten Soppeng, Provinsi Sulawesi Selatan.

‎Melalui pertemuan ini, diharapkan para kader dan alumni DDI di Gorontalo dapat memberikan kontribusi nyata dalam penguatan peran organisasi, khususnya dalam menjalankan trilogi DDI yang meliputi pendidikan, dakwah, dan sosial kemasyarakatan.

Selain itu, terbentuknya PWDDI Gorontalo juga diharapkan menjadi langkah awal bagi pengembangan program DDI di daerah, termasuk rencana pendirian pondok pesantren DDI di Provinsi Gorontalo. (Hadi)