LIMBOTO, – Pemerintah Kabupaten Gorontalo menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang dirangkaikan dengan pengukuhan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Gorontalo periode 2026–2031. Kegiatan tersebut berlangsung di Masjid Agung Baiturrahman, Kamis malam (15/1/2026), dan menjadi penanda penguatan kolaborasi antara ulama dan pemerintah daerah.
Pengukuhan pengurus MUI kali ini dipimpin oleh KH Chaerudin Baharudin, S.Ag., M.Pd.I., dengan melibatkan sejumlah tokoh agama dan cendekiawan muslim. Di antaranya Ustaz Azis Ali, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Safwan Tahir Bano, Wiwin Tuna, serta Kepala Bagian Hukum Jesse Kojongkam.
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dalam sambutannya menekankan peran strategis MUI sebagai mitra pemerintah dalam membimbing umat, khususnya di tengah dinamika sosial dan derasnya arus informasi. Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat dilepaskan dari penguatan nilai moral dan spiritual masyarakat.

“MUI adalah mitra penting pemerintah. Ulama dan umara merupakan dua pilar yang saling menguatkan, sebagaimana filosofi adat Gorontalo, Buatulo To Ulongo,” ujar Sofyan Puhi.
Ia juga menyampaikan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan pelayanan keagamaan. Salah satu langkah konkret yang disiapkan adalah penyediaan kantor sekretariat MUI di kawasan Masjid Agung Baiturrahman, sekaligus membuka layanan konsultasi keagamaan secara rutin bagi masyarakat.
“Jadwal konsultasi akan segera disusun agar masyarakat dapat memperoleh pendampingan langsung dari para ulama,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati berharap kepengurusan MUI yang baru mampu menjadi motor penggerak pembinaan umat, menjaga kerukunan, serta memperkuat moderasi beragama di Kabupaten Gorontalo. Nilai-nilai Isra Mi’raj, menurutnya, harus menjadi inspirasi dalam menyeimbangkan pembangunan fisik dengan pembentukan akhlak dan karakter masyarakat.
Peringatan Isra Mi’raj yang dirangkaikan dengan pengukuhan MUI ini dinilai sebagai simbol kuat sinergi antara pemerintah dan ulama.
Melalui kolaborasi tersebut, Pemerintah Kabupaten Gorontalo optimistis pembinaan kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat akan semakin terarah dan berkelanjutan. (Hadi)




















