GORONTALO,- Kegiatan Bedah Rumah Insan Pers dipastikan menjadi salah satu rangkaian utama dalam event PERSTAPORA 2026 yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pers Nasional (HPN) Tahun 2026. Program ini merupakan wujud kepedulian insan pers terhadap sesama, sekaligus bentuk pengabdian sosial kepada masyarakat di Provinsi Gorontalo.
Koordinator Kegiatan Bedah Rumah, Tikno dan Mohamad Arif, menjelaskan bahwa program Bedah Rumah saat ini telah memasuki tahapan awal, yakni pelaksanaan survei lapangan terhadap rumah calon penerima bantuan.
“Prosesnya sudah mulai berjalan. Tahap pertama adalah survei rumah calon penerima. Ini menjadi tahapan penting untuk memastikan bantuan tepat sasaran,” ujar Tikno.
Dalam pelaksanaan survei tersebut, panitia akan melakukan penilaian menyeluruh terhadap kondisi fisik rumah. Fokus utama adalah memastikan rumah yang disurvei benar-benar tidak layak huni dan membutuhkan intervensi melalui program bedah rumah.
Selain kondisi bangunan, kejelasan status kepemilikan lahan juga menjadi syarat mutlak. Panitia menegaskan bahwa rumah yang akan dibedah harus berdiri di atas lahan dengan status kepemilikan yang sah dan tidak bermasalah secara hukum.
“Kami ingin memastikan status kepemilikan lahannya jelas. Ini penting agar tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari setelah rumah dibangun,” jelas Mohamad Arif.
Panitia Bedah Rumah PERSTAPORA 2026 akan menjaring lima calon penerima bantuan berdasarkan hasil survei awal. Kelima calon tersebut selanjutnya akan melalui proses verifikasi internal panitia sebelum akhirnya ditetapkan satu orang penerima bantuan Bedah Rumah Insan Pers yang dinilai paling layak.
Tidak hanya fokus pada pembangunan rumah, panitia juga merancang konsep kegiatan yang lebih humanis dan berkesan bagi keluarga penerima bantuan. Dalam pelaksanaan bedah rumah nanti, keluarga penerima bantuan direncanakan akan mendapatkan fasilitas menginap di hotel bintang tiga di Gorontalo, serta layanan rekreasi berupa jalan-jalan dan belanja di Mall Gorontalo.
“Ini bukan sekadar membangun rumah, tetapi juga menghadirkan pengalaman dan kebahagiaan bagi keluarga penerima, agar mereka benar-benar merasakan perhatian dan kepedulian dari insan pers,” tambah Tikno.
Program Bedah Rumah Insan Pers diharapkan menjadi salah satu ikon kegiatan sosial PERSTAPORA 2026, sekaligus memperkuat semangat solidaritas, empati, dan pengabdian insan pers kepada masyarakat, sejalan dengan makna peringatan Hari Pers Nasional.
Direncanakan pada Minggu (18/01/2026), Koordinator Kegiatan Bedah Rumah akan melakukan survei calon penerima bantuan di wilayah Telaga dan sekitarnya, Limboto dan sekitarnya, serta Batudaa dan sekitarnya.
Sementara itu, Ketua Panitia PERSTAPORA 2026, Sofyan Ishak, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan Bedah Rumah memiliki tahapan yang cukup panjang.
“Karena membangun rumah membutuhkan waktu dan tidak bisa dilakukan secara terburu-buru, maka kemungkinan besar agenda peresmiannya akan dilaksanakan secara terpisah,” jelas Sofyan.
Agenda PERSTAPORA 2026 didukung penuh oleh organisasi profesi wartawan, di antaranya Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Gorontalo, Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Provinsi Gorontalo, Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Gorontalo, serta Pro Jurnalis Media Siber (PJS) Provinsi Gorontalo.






















