GORONTALO, – Fakultas Ilmu Pendidikan dan Budaya (FIPB) Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) melaksanakan kegiatan Studi Kepakaran dan Kuliah Pakar di Fakultas Ilmu Pendidikan (FIP) Universitas Pendidikan Ganesha (UNDIKSHA), Bali, Selasa (20/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat jejaring akademik, meningkatkan mutu pembelajaran, serta mengembangkan kompetensi dosen dan mahasiswa.
Rangkaian kegiatan diawali dengan penandatanganan Nota Kesepahaman Implementatif berupa Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Agreement (IA) antara FIPB UBMG dan FIP UNDIKSHA, termasuk kerja sama antar program studi. Penandatanganan ini menjadi tonggak penting dalam penguatan sinergi kelembagaan di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan sumber daya manusia.
Kegiatan Studi Kepakaran memiliki nilai strategis dalam penguatan Tridarma Perguruan Tinggi, khususnya pada aspek peningkatan kualitas pembelajaran dan pengembangan kompetensi akademik sivitas akademika. Melalui kolaborasi dengan FIP UNDIKSHA sebagai salah satu LPTK unggulan di Indonesia, FIPB UBMG memperoleh referensi dan praktik terbaik (best practices) dalam pengelolaan pembelajaran inovatif, pengembangan kurikulum berbasis capaian pembelajaran lulusan (CPL), serta penguatan keterampilan mahasiswa yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan industri pendidikan.

Kolaborasi ini juga menjadi wadah knowledge sharing dan penguatan jejaring akademik lintas institusi, yang diharapkan dapat berlanjut pada kerja sama penelitian, publikasi ilmiah, pengabdian kepada masyarakat, serta program pertukaran dosen dan mahasiswa.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, turut diselenggarakan Kuliah Pakar dengan menghadirkan narasumber Dr. Luh Putu Putrini Mahadewi, M.S. yang membawakan materi bertajuk “Inovasi Pendidikan dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajaran dan Keterampilan Mahasiswa”. Dalam pemaparannya, narasumber menekankan pentingnya inovasi pedagogik, pemanfaatan teknologi pembelajaran, serta penguatan keterampilan abad ke-21 guna mencetak lulusan yang adaptif dan berdaya saing global.
Kuliah pakar berlangsung interaktif dengan antusiasme tinggi peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Forum ini menjadi ruang strategis untuk bertukar gagasan serta memperkaya perspektif akademik terkait praktik terbaik dalam pengelolaan pembelajaran di pendidikan tinggi.
Kegiatan ini secara resmi dibuka oleh Wakil Dekan III FIP UNDIKSHA, Dr. Putu Aditya Antara, M.Pd, yang mewakili Dekan FIP UNDIKSHA. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas inisiatif kerja sama yang dibangun bersama FIPB UBMG.
“Kami menyambut baik kegiatan studi kepakaran ini sebagai bentuk penguatan kerja sama akademik yang berorientasi pada peningkatan mutu pendidikan tinggi. Kolaborasi seperti ini penting untuk saling berbagi pengalaman, inovasi, dan praktik pembelajaran yang adaptif terhadap tantangan zaman,” ujar Dr. Putu Aditya.
Turut hadir dalam kegiatan pembukaan jajaran pimpinan FIP UNDIKSHA, para guru besar, pimpinan jurusan dan program studi, serta pengelola laboratorium sebagai bentuk dukungan penuh terhadap penguatan kemitraan antar perguruan tinggi.
Sementara itu, dari rombongan FIPB UBMG, kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BPSDM UBMG yang mewakili Rektor, Dekan FIPB UBMG, serta dosen dan mahasiswa dari Program Studi S1 Teknologi Pendidikan, S1 Pendidikan Khusus, dan S1 Manajemen. Kehadiran mahasiswa menjadi wujud komitmen UBMG dalam memberikan pengalaman akademik yang kontekstual dan berorientasi pada pengembangan kapasitas secara komprehensif.
Dekan FIPB UBMG, Dr. Imam Mashudi, M.Pd, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi institusi dalam meningkatkan kualitas akademik dan daya saing lulusan.
“Studi kepakaran dan kuliah pakar ini merupakan upaya berkelanjutan FIPB UBMG untuk meningkatkan mutu pembelajaran, memperkaya wawasan dosen dan mahasiswa, serta memperluas jejaring akademik dengan perguruan tinggi bereputasi nasional seperti UNDIKSHA,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala BPSDM UBMG, Rizal, M.Si, yang mewakili Rektor, menyampaikan bahwa kerja sama ini sejalan dengan visi pengembangan institusi.
“UBMG mendorong seluruh fakultas untuk aktif membangun kolaborasi strategis guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kegiatan ini diharapkan memberi dampak langsung terhadap penguatan kompetensi lulusan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing,” tuturnya.
Melalui kegiatan Studi Kepakaran dan Kuliah Pakar ini, UBMG menegaskan komitmennya sebagai perguruan tinggi yang progresif, kolaboratif, dan berorientasi pada mutu, sekaligus memperkuat jejaring nasional guna mendukung visi UBMG sebagai kampus Unggul, Berkarakter, dan Mengglobal. (*)





















