BONE BOLANGO – Pemerintah Kabupaten Bone Bolango terus mendorong percepatan digitalisasi transaksi keuangan daerah sekaligus memperkuat langkah pengendalian inflasi.
Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah Bone Bolango, Iwan Mustapa, saat menghadiri High Level Meeting Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) dan Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Gorontalo yang digelar di Ballroom Lantai IV Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Gorontalo, Rabu (4/2/2026).
Pertemuan strategis itu mengusung tema “Akselerasi Program Elektronifikasi Transaksi Pemerintah Daerah dan Penguatan Sinergi Program Pengendalian Inflasi untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Gorontalo yang Inklusif dan Berkelanjutan.”
Sekda Iwan Mustapa menyampaikan, forum tersebut menyepakati sejumlah langkah konkret untuk mempercepat implementasi transaksi elektronik di lingkungan pemerintah daerah. Setiap kabupaten/kota diminta memperkuat program unggulan berbasis digital, termasuk Kabupaten Bone Bolango yang akan segera mengusulkan sejumlah program prioritas.
“Bone Bolango sebenarnya sudah memiliki Kartu Kredit Pemerintah Daerah sejak tahun lalu. Saat ini yang kami dorong adalah optimalisasi pemanfaatannya agar belanja pemerintah semakin transparan, efisien, dan akuntabel,” ujar Iwan.
Selain itu, sinergi lintas daerah juga diperkuat melalui sejumlah program inisiasi Bank Indonesia, di antaranya SherlyGo yang mendorong kolaborasi program unggulan antar kabupaten/kota, Bentor atau program belusukan Bank Indonesia untuk memperkuat implementasi transaksi elektronik di daerah, serta Paris Go, program apresiasi bagi pejuang QRIS yang aktif mendorong penggunaan pembayaran digital.
Program-program tersebut diharapkan mampu mempercepat pengembangan ekosistem transaksi non-tunai sekaligus meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat.
Tak hanya fokus pada digitalisasi, pertemuan tersebut juga menekankan penguatan peran TPID dalam menjaga stabilitas harga, khususnya menjelang bulan Ramadan. Pemerintah daerah didorong memperkuat koordinasi, komunikasi, serta kelancaran distribusi bahan pokok antar wilayah guna mengantisipasi lonjakan harga pangan.
“Kita harus memastikan distribusi bahan pangan berjalan lancar dan komunikasi antar daerah semakin solid agar inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat terjaga,” tambahnya.
Melalui sinergi TP2DD dan TPID, Pemerintah Kabupaten Bone Bolango optimistis digitalisasi keuangan daerah dan pengendalian inflasi dapat berjalan seiring untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Provinsi Gorontalo.




















