GORONTALO – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Bina Taruna Gorontalo (UNBITA) terus mendorong penguatan budaya mutu di lingkungan kampus dengan menggelar Workshop Pendampingan Penguatan Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI), Selasa (3/2/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh seluruh unsur penjaminan mutu internal UNBITA.
Workshop tersebut melibatkan LPM, Unit Penjaminan Mutu (UPM), dan Gugus Kendali Mutu (GKM), serta dihadiri langsung oleh Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo, Wakil Rektor I dan II, para Dekan, serta Ketua Program Studi (Kaprodi) di lingkungan UNBITA.
Kegiatan ini menghadirkan Dr. Clara N. M. Rotinsulu, SE., MM, Faswil SPMI LLDIKTI, sebagai narasumber utama. Dalam pemaparannya, Dr. Clara memberikan pendampingan sekaligus penguatan pemahaman terkait implementasi SPMI sebagai sebuah sistem yang harus dijalankan secara konsisten, terstruktur, dan berkelanjutan oleh seluruh unit kerja perguruan tinggi.
Menurut Dr. Clara, keberhasilan SPMI tidak semata-mata diukur dari kelengkapan dokumen administrasi, tetapi dari sejauh mana sistem tersebut diinternalisasi dan dijalankan dalam praktik kerja sehari-hari oleh seluruh sivitas akademika.
“Mutu perguruan tinggi dibangun dari komitmen bersama. SPMI harus menjadi kebiasaan kerja, bukan sekadar kewajiban administratif. Ketika pimpinan hingga unit pelaksana memiliki pemahaman yang sama, budaya mutu akan tumbuh dengan kuat,” jelasnya.
Sementara itu, Rektor Universitas Bina Taruna Gorontalo, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa workshop ini merupakan bagian dari komitmen pimpinan universitas dalam memperkuat tata kelola mutu akademik dan nonakademik.
Ia menekankan bahwa SPMI hanya dapat berjalan optimal apabila dilaksanakan secara kolaboratif oleh seluruh unit kerja, mulai dari tingkat universitas hingga program studi.
“Budaya mutu tidak bisa dibangun secara parsial. Dibutuhkan sinergi, konsistensi, dan komitmen bersama agar SPMI benar-benar menjadi fondasi dalam penyelenggaraan pendidikan tinggi di UNBITA,” ujar Rektor.
Melalui workshop pendampingan ini, LPM UNBITA berharap seluruh unit kerja memiliki kesamaan persepsi dalam menjalankan SPMI, sehingga budaya mutu dapat terbangun secara sistematis, berkelanjutan, dan berdampak langsung pada peningkatan kualitas penyelenggaraan tridarma perguruan tinggi.






















