GORONTALO,— Keluarga Besar Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG) menggelar Doa Syukuran dalam rangka persiapan ibadah umroh yang dirangkaikan dengan Bimbingan Manasik Umroh. Kegiatan ini berlangsung di Aztin Convention Center, Kampus Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG), Rabu (04/02/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen YBMG dalam memperkuat budaya institusi serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) unggul yang tidak hanya berorientasi pada capaian akademik dan profesional, tetapi juga pada pembentukan karakter, integritas, dan nilai-nilai spiritual di lingkungan YBMG dan UBMG.
Acara ini dihadiri Ketua YBMG Dr. Azis Rachman, MM, Rektor UBMG Dr. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes., jajaran pimpinan UBMG, para Wakil Rektor, Kepala Badan Penjaminan Mutu dan Akreditasi (BPMA), Kepala Biro, Dekan, Ketua Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, serta pimpinan unit pendidikan di bawah naungan YBMG, yakni SMK dan TK Bina Mandiri Bone Bolango.
Turut hadir sebagai penceramah dan pembimbing manasik, Ustadz Dr. Husni Idrus, M.Si., yang memberikan penguatan spiritual sekaligus pembekalan teknis pelaksanaan ibadah umroh.
Sebanyak enam SDM terbaik YBMG dijadwalkan akan menunaikan ibadah umroh pada awal bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah, yakni Dr. Azis Rachman, Dr. Titin Dunggio, Rizal, M.Si., Adnan Malaha, M.Si., Rostin Dunggio, dan Udin Dunggio.
Ketua YBMG, Dr. Azis Rachman, MM, dalam sambutannya menegaskan bahwa program fasilitasi ibadah umroh merupakan kebijakan strategis yayasan dalam pengembangan SDM berkelanjutan yang telah dilaksanakan secara konsisten sejak tahun 2017.
“YBMG memandang bahwa kualit institusi pendidikan sangat ditentukan oleh kualitas manusianya. Karena itu, selain peningkatan kompetensi akademik dan profesional, penguatan spiritual menjadi fondasi penting dalam membangun etos kerja, kejujuran, dan tanggung jawab,” ujar Dr. Azis.
Ia menambahkan, UBMG sebagai perguruan tinggi di bawah naungan YBMG terus diarahkan menjadi kampus unggul, berdaya saing, dan berkarakter, dengan menanamkan nilai-nilai religius dalam budaya kerja dan budaya akademik.
“YBMG ingin seluruh SDM bekerja dengan nilai ibadah. Bukan hanya mengejar kinerja dan target, tetapi juga keberkahan. Inilah kekuatan moral institusi,” tambahnya.
Sementara itu, Rektor UBMG Dr. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes. menyampaikan bahwa kegiatan ini mencerminkan komitmen UBMG dalam membangun iklim akademik yang sehat, humanis, dan berlandaskan nilai keimanan.
“UBMG tidak hanya fokus pada pengembangan tridharma perguruan tinggi, tetapi juga pada pembentukan karakter sivitas akademika. Fasilitasi ibadah umroh ini merupakan bentuk apresiasi institusional kepada SDM yang memiliki kinerja unggul, loyalitas, dan profesionalisme,” jelasnya.
Menurut Rektor Titin, budaya apresiasi tersebut berdampak positif terhadap motivasi kerja, solidaritas internal, serta peningkatan kualitas layanan pendidikan, sehingga turut memperkuat reputasi UBMG sebagai kampus yang peduli terhadap kesejahteraan lahir dan batin SDM-nya.
“Saya mengajak seluruh sivitas akademika untuk terus berkontribusi memajukan UBMG, SMK, dan TK Bina Mandiri sebagai institusi pendidikan yang unggul, berintegritas, dan dipercaya masyarakat,” tuturnya.
Dalam ceramahnya, Ustadz Dr. Husni Idrus, M.Si. menekankan bahwa fasilitasi ibadah merupakan bagian dari amal jariyah institusional yang memiliki dampak jangka panjang.
“Institusi yang mendorong ibadah akan melahirkan insan yang berakhlak, jujur, dan bertanggung jawab. Inilah fondasi utama kemajuan lembaga pendidikan,” ungkapnya.
Ia juga menjelaskan makna doa dalam tujuh putaran tawaf yang tidak hanya bersifat personal, tetapi juga bermakna sosial dan institusional, termasuk doa untuk kemajuan, keberkahan, serta kesejahteraan Yayasan Bina Mandiri Gorontalo.
Selain pembekalan spiritual, para calon jamaah umroh juga mendapatkan edukasi praktis terkait kesiapan fisik, kesehatan, serta sikap saling membantu antarjamaah sebagai bagian dari pembelajaran nilai kepedulian dan kebersamaan.
Kegiatan ditutup dengan Bimbingan Manasik Umroh yang disampaikan secara sistematis dan edukatif oleh Ustadz Dr. Husni Idrus sebagai bekal penting sebelum menunaikan ibadah di Tanah Suci.






















