‎Bupati Sofyan Puhi Resmikan Pendampingan Penginputan E-Monep NG 2026‎

Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, pada kegiatan Pendampingan Penginputan E-Monep NG (Elektronik Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan New Generation) Tahun 2026
Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, pada kegiatan Pendampingan Penginputan E-Monep NG (Elektronik Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan New Generation) Tahun 2026

Otanaha.id -

LIMBOTO – Pemerintah Kabupaten Gorontalo terus mendorong penguatan tata kelola pembangunan yang berbasis data dan teknologi informasi. Komitmen tersebut ditandai dengan dibukanya secara resmi kegiatan Pendampingan Penginputan E-Monep NG (Elektronik Monitoring, Evaluasi, dan Pelaporan New Generation) Tahun 2026 oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, yang digelar di Aston Hotel Gorontalo, Rabu (4/2/2026).

‎Kegiatan ini menjadi bagian strategis dalam mendukung visi pembangunan Kabupaten Gorontalo Tahun 2025–2029, yakni Restorasi Kabupaten Gorontalo Berkemajuan dan Berkelanjutan, khususnya pada penguatan reformasi tata kelola pemerintahan.

‎Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Kabupaten Gorontalo, Erwan Tone, dalam laporannya menyampaikan bahwa pendampingan E-Monep NG merupakan instrumen penting dalam memastikan pengendalian dan evaluasi pembangunan berjalan efektif, terukur, serta berbasis data yang akurat.



‎Menurutnya, transformasi digital dalam pemerintahan bukan lagi sekadar inovasi, melainkan kebutuhan mendesak untuk mewujudkan tata kelola yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada hasil.

‎“Melalui aplikasi E-Monep NG, pemerintah daerah dapat mengawal percepatan penyerapan APBD Tahun Anggaran 2026 secara sistematis, dengan penyajian data realisasi fisik dan keuangan yang dapat diakses secara real time,” jelas Erwan.

‎Ia juga memaparkan capaian Rakorev Tahun 2025, di mana realisasi fisik APBD Kabupaten Gorontalo mencapai 95,55 persen, dengan realisasi anggaran sebesar Rp1,209 triliun atau 87,70 persen, berdasarkan data E-Monep NG Provinsi Gorontalo. Capaian tersebut dinilai sebagai bukti efektivitas sistem monitoring dan evaluasi berbasis digital.
‎Pendampingan E-Monep NG ini diikuti oleh 33 orang tim pengendali dan panitia OPD, serta 115 staf entri dari 97 OPD, meliputi dinas, badan, bagian, kecamatan, kelurahan, hingga puskesmas.

‎Sementara itu, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi dalam sambutannya menegaskan bahwa kompleksitas pembangunan daerah menuntut sistem perencanaan, pengendalian, dan evaluasi yang kuat serta berbasis data yang valid.
‎Menurutnya, E-Monep NG menjadi instrumen strategis untuk memastikan setiap rupiah anggaran daerah memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

‎“Evaluasi pembangunan tidak boleh hanya bersifat administratif, tetapi harus mampu mengukur capaian output dan outcome, sekaligus memperbaiki kualitas perencanaan dan pelaksanaan program,” tegas Sofyan Puhi.

‎Ia menambahkan, sistem E-Monep NG berbasis web memungkinkan pelaporan dilakukan secara cepat, terintegrasi, dan real time, sehingga mengakhiri ketergantungan pada laporan manual berbasis kertas.

‎Lebih jauh, Sofyan Puhi menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi informasi dalam mendukung kebijakan efisiensi belanja daerah, sejalan dengan Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja APBN dan APBD Tahun Anggaran 2026.

‎“Kegiatan pendampingan ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi aparatur, memperkuat kualitas pelaporan OPD, serta memastikan kinerja RKPD Kabupaten Gorontalo terukur secara objektif,” pungkasnya.

‎Kegiatan tersebut menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Gorontalo dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang modern, profesional, dan berorientasi pada hasil pembangunan yang berkelanjutan.(Hadi)