GORONTALO – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Gorontalo, Hamzah Muslimin, menggelar reses masa sidang kedua Tahun 2025–2026. Kegiatan perdana tersebut berlangsung di Lorong Japangi, Kelurahan Limba U1, Kecamatan Kota Selatan.
Dalam pertemuan itu, Hamzah Muslimin menyerap berbagai aspirasi masyarakat, dengan persoalan data desil penerima bantuan sosial menjadi keluhan yang paling dominan disampaikan warga. Sejumlah masyarakat mengaku seharusnya masuk dalam kategori desil satu hingga lima, namun justru tercatat pada desil enam, sehingga berdampak pada tidak diterimanya bantuan sosial.
“Masalah yang paling banyak disampaikan warga adalah persoalan desil. Ada masyarakat yang seharusnya masuk desil satu sampai lima, tetapi justru terdata di desil enam. Ini tentu berpengaruh pada hak mereka untuk menerima bantuan,” ujar Hamzah.
Ia menjelaskan, pihaknya bersama Dinas Sosial telah memberikan penjelasan langsung kepada masyarakat terkait mekanisme dan persyaratan pendataan, agar ke depan data penerima bantuan sosial dapat lebih akurat dan tepat sasaran.
Selain persoalan desil, warga juga menyampaikan aspirasi terkait beasiswa pendidikan, dukungan bagi UMKM, serta bantuan sosial lainnya.
Hamzah juga menekankan pentingnya pemahaman masyarakat mengenai pembagian kewenangan pemerintahan, khususnya peran DPRD Provinsi Gorontalo. Ia menyebutkan, kewenangan pendidikan tingkat SMA berada di pemerintah provinsi, termasuk program beasiswa S1.
“Kami jelaskan kepada masyarakat bahwa setiap tingkatan pemerintahan memiliki kewenangan masing-masing. Untuk SMA dan beasiswa S1 itu merupakan kewenangan provinsi, sehingga masyarakat bisa memahami alur dan tanggung jawabnya,” jelasnya.
Terkait realisasi anggaran Pokok-pokok Pikiran (Pokir) DPRD, Hamzah memastikan bahwa seluruh program Pokir Tahun 2025 telah terealisasi, sementara anggaran Pokir Tahun 2026 masih dalam tahap pelaksanaan.
“Untuk tahun 2025, alhamdulillah seluruhnya sudah terealisasi. Sementara anggaran 2026 memang belum berjalan, namun insyaallah akan direalisasikan sesuai perencanaan,” pungkasnya. (Abdi)






















