GORONTALO – Anggota DPRD Provinsi Gorontalo Daerah Pemilihan (Dapil) I Kota Gorontalo, Hamzah Muslimin, melaksanakan reses masa persidangan kedua tahun 2025–2026 di Kelurahan Pohe, Kecamatan Hulonthalangi. Kegiatan tersebut dimanfaatkan warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi, khususnya terkait kebutuhan nelayan dan bantuan sosial ekonomi.
Hadir dalam reses tersebut dari Dinas Sosial Provinsi Gorontalo, Dinas Perikanan dna kelautan, Bhabinkamtibmas Kelurahan Pohe, serta Babinsa.
Dalam reses tersebut, Hamzah menyampaikan bahwa persoalan yang paling alot dibahas adalah permintaan bantuan mesin tempel bagi nelayan yang bersumber dari anggaran Pemerintah Provinsi Gorontalo. Selain itu, masyarakat juga mengusulkan bantuan UMKM, serta bantuan untuk masjid, khususnya yang menyasar kegiatan dan pemberdayaan remaja muda.
“Banyak aspirasi yang disampaikan masyarakat. Yang paling alot tadi soal bantuan mesin tempel untuk nelayan. Selain itu ada juga bantuan UMKM dan bantuan untuk masjid, terutama untuk rema muda,” ujar Hamzah.
Ia juga mengungkapkan adanya permintaan beasiswa kuliah dari masyarakat. Menurut Hamzah, program beasiswa tersebut telah dianggarkan dalam pokok-pokok pikiran (pokir) miliknya. Pada tahun ini, kuota beasiswa yang disiapkan sebanyak sepuluh orang, dan masih tersedia enam kuota.
“Karena masih ada enam kuota, begitu ada masyarakat yang mengajukan dan memenuhi syarat, langsung kita berikan. Inilah tujuan reses, untuk menyerap dan menindaklanjuti langsung aspirasi masyarakat,” jelasnya.
Hamzah menegaskan, seluruh aspirasi yang disampaikan masyarakat Kelurahan Pohe akan ditampung dan diperjuangkan melalui mekanisme pokir DPRD. Ia memastikan bahwa aspirasi nelayan, khususnya terkait bantuan mesin tempel, akan menjadi prioritas dalam perencanaan ke depan.
“Semua aspirasi akan kita tampung dan perjuangkan. Khususnya bagi nelayan, ini akan menjadi prioritas dalam pokok-pokok pikiran kami ke depan,” pungkas Hamzah. ( Abdi)






















