LIMBOTO – Dewan Kehormatan dan Pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gorontalo masa bakti 2025–2030 resmi dilantik. Dalam pelantikan tersebut, Bupati Gorontalo Sofyan Puhi menegaskan komitmennya mendorong percepatan pembangunan Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Gorontalo.
Zulfikar Y. Usira dilantik sebagai Ketua PMI Kabupaten Gorontalo, sementara Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo, Sugondo Makmur, dipercaya menjabat Ketua Dewan Kehormatan. Pelantikan dilakukan oleh Ketua PMI Provinsi Gorontalo, Ishak Liputan, dan disaksikan langsung oleh Bupati Gorontalo Sofyan Puhi selaku Pelindung PMI, bertempat di RM Orasawa, Kelurahan Bionga, Sabtu (7/2/2026).
Dalam sambutannya, Bupati Sofyan Puhi mengaku pelantikan tersebut membangkitkan kenangan saat dirinya dipercaya memimpin PMI Kabupaten Gorontalo sekitar 15 tahun lalu. Ia optimistis kepengurusan baru mampu menjalankan amanah organisasi secara profesional.
“Dengan komposisi pengurus yang baru ini, kami yakin PMI Kabupaten Gorontalo akan semakin solid dan mampu menjalankan tugas-tugas kemanusiaan dengan baik,” ujar Sofyan.

Bupati Sofyan juga menekankan pentingnya kehadiran Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kabupaten Gorontalo yang dinilai sudah menjadi kebutuhan mendesak. Menurutnya, rencana pembangunan UTD tersebut akan didukung penuh PMI Provinsi Gorontalo dan dikolaborasikan dengan pemerintah daerah.
Ia menambahkan, tujuh prinsip dasar Palang Merah Indonesia—yang menjunjung tinggi nilai kemanusiaan tanpa membedakan ras, suku, agama, maupun kepentingan politik—harus menjadi landasan utama dalam setiap program kerja.
“Saya mengajak seluruh OPD terkait dan Forkopimda untuk bersinergi dan memberikan dukungan penuh agar program PMI, khususnya pembangunan UTD, dapat berjalan maksimal,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua PMI Kabupaten Gorontalo, Zulfikar Y. Usira, menegaskan komitmennya untuk segera merealisasikan pembangunan Unit Transfusi Darah di Kabupaten Gorontalo.
“Sebagai kabupaten terbesar di Provinsi Gorontalo, Kabupaten Gorontalo memiliki peran strategis dalam pelayanan kemanusiaan, terutama dalam penyediaan darah,” ungkap Zulfikar.
Ia menyebutkan, pembangunan UTD menjadi prioritas utama karena Kabupaten Gorontalo merupakan penyumbang pendonor darah terbesar di Provinsi Gorontalo.
“Insya Allah, tanggung jawab yang belum tertuntaskan ini akan kami selesaikan bersama seluruh jajaran pengurus PMI Kabupaten Gorontalo,” pungkasnya.




















