KOTA GORONTALO – DPRD Kota Gorontalo melalui Komisi III menggelar rapat kerja bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk membahas kesiapan pembangunan infrastruktur tahun 2026, Senin (09/02/2026).
Rapat yang berlangsung di Aula Ruang Rapat DPRD Kota Gorontalo ini membahas sejumlah proyek strategis daerah, termasuk rencana pembangunan gedung baru Kantor Wali Kota Gorontalo. Komisi III ingin memastikan seluruh tahapan perencanaan hingga pelaksanaan proyek dapat berjalan tepat waktu dan sesuai target.
Rapat kerja dihadiri pimpinan dan anggota Komisi III DPRD Kota Gorontalo, bersama jajaran pejabat teknis Dinas PUPR, mulai dari kepala bidang hingga staf.
Ketua Komisi III DPRD Kota Gorontalo, Ariston Tilameo, menegaskan bahwa pembangunan kantor wali kota diharapkan menjadi wajah baru pelayanan publik di Kota Gorontalo. Namun, ia mengingatkan agar pembangunan tersebut tidak mengesampingkan kebutuhan dasar masyarakat.
Menurutnya, pemerintah kota perlu menjaga keseimbangan antara proyek besar dengan perbaikan infrastruktur yang langsung dirasakan warga, seperti jalan lingkungan, drainase, dan lampu penerangan jalan.
Selain itu, Ariston juga menekankan agar setiap proyek pembangunan memberi dampak ekonomi nyata bagi masyarakat sekitar, terutama melalui keterlibatan tenaga kerja lokal.
“Kami berharap proyek-proyek ini bisa melibatkan tenaga kerja lokal. Jangan sampai bangunan berdiri megah, tapi masyarakat sekitar tidak merasakan manfaat ekonominya,” ujarnya.
Ia juga meminta Dinas PUPR bekerja lebih konsisten dan terbuka, khususnya dalam pengelolaan data dan administrasi proyek, agar tidak terjadi keterlambatan maupun proyek yang terbengkalai.
Komisi III memastikan akan terus mengawal pembangunan infrastruktur tahun 2026 agar berjalan sesuai rencana dan benar-benar membawa manfaat bagi masyarakat Kota Gorontalo. ( Dimas)




















