BOALEMO,— SMK Bina Mandiri Boalemo kembali menegaskan komitmennya sebagai institusi pendidikan vokasi yang adaptif dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Iwan Bokings, Kabupaten Boalemo, Senin (9/2/2026).
Penandatanganan PKS dilakukan langsung oleh Kepala SMK Bina Mandiri Boalemo, Yuriko B. Ishak, S.Pd, bersama Direktur RSUD Dr. Iwan Bokings, dr. Hendra, Sp.Rad, MM. Kerja sama ini menjadi langkah strategis dalam membangun sinergi antara pendidikan vokasi dan sektor layanan kesehatan.
Kepala SMK Bina Mandiri Boalemo, Yuriko B. Ishak, menjelaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari strategi penguatan mutu pendidikan berbasis kemitraan serta implementasi kebijakan link and match antara sekolah dan dunia kerja.
“Kerja sama ini bukan sekadar formalitas kelembagaan, tetapi strategi akademik untuk memastikan kesinambungan antara proses pembelajaran di sekolah dengan kebutuhan riil dunia kerja,” ujar Yuriko.
Ia menegaskan, melalui kemitraan ini peserta didik tidak hanya dibekali kompetensi teknis, tetapi juga nilai-nilai etos kerja, profesionalisme, disiplin, dan budaya kerja sektor layanan kesehatan.
“Inilah fondasi penting untuk membentuk lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu beradaptasi dan berkembang di dunia profesional,” tambahnya.
Adapun ruang lingkup kerja sama meliputi penyelarasan kurikulum berbasis kebutuhan industri, pelaksanaan praktik kerja lapangan (PKL), program magang terstruktur, peningkatan kompetensi peserta didik dan guru, serta penguatan soft skills dan karakter kerja yang relevan dengan sektor kesehatan.
Sementara itu, Direktur RSUD Dr. Iwan Bokings, dr. Hendra, menyambut baik kerja sama tersebut dan menegaskan komitmen rumah sakit dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia daerah melalui pendidikan vokasi.
“RSUD Dr. Iwan Bokings melihat SMK Bina Mandiri Boalemo sebagai mitra strategis dalam mencetak generasi muda yang kompeten, berkarakter, dan berintegritas,” ungkapnya.
Menurut dr. Hendra, sinergi antara pendidikan dan layanan kesehatan merupakan investasi jangka panjang dalam pembangunan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Boalemo.
“Pendidikan dan pelayanan kesehatan memiliki tujuan yang sama, yaitu membangun kualitas manusia. Karena itu, kolaborasi ini diharapkan memberi dampak nyata bagi daerah,” tambahnya.
Yuriko B. Ishak menegaskan bahwa kerja sama ini harus diwujudkan dalam program-program konkret dan berkelanjutan.
“Kami berharap PKS ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen, tetapi terimplementasi dalam kegiatan nyata yang berdampak langsung pada peningkatan mutu lulusan,” tegasnya.
Melalui kerja sama strategis ini, SMK Bina Mandiri Boalemo semakin mengukuhkan posisinya sebagai lembaga pendidikan vokasi yang inovatif, kolaboratif, dan responsif terhadap kebutuhan dunia kerja, sekaligus berperan aktif dalam pembangunan sumber daya manusia unggul di Kabupaten Boalemo.






















