UBMG Teguhkan Budaya Mutu, Prodi HI Bidik Status Unggul dan Daya Saing Global ‎

PenutupanAsesmen Lapangan Akreditasi Program Studi (Prodi) S1 Hubungan Internasional (HI), Fakultas Pemerintahan UBM Gorontalo
PenutupanAsesmen Lapangan Akreditasi Program Studi (Prodi) S1 Hubungan Internasional (HI), Fakultas Pemerintahan UBM Gorontalo

Otanaha.id -

GORONTALO, – Universitas Bina Mandiri Gorontalo (UBMG) kembali menegaskan komitmennya terhadap penguatan mutu pendidikan tinggi melalui Penutupan Asesmen Lapangan Akreditasi Program Studi (Prodi) S1 Hubungan Internasional (HI), Fakultas Pemerintahan dan Sektor Publik (FPSP), Kamis (12/2/2026), di Ruang Akreditasi Kampus UBMG.

‎Kegiatan ini menjadi bagian penting dari sistem penjaminan mutu eksternal perguruan tinggi guna memastikan penyelenggaraan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat berjalan sesuai Standar Nasional Pendidikan Tinggi, prinsip akuntabilitas publik, serta tata kelola institusi yang profesional dan transparan.

‎Asesmen lapangan dilaksanakan oleh Tim Asesor dari Lembaga Akreditasi Mandiri Sosial Politik Administrasi dan Komunikasi (LAMSPAK), yakni Prof. Ahmad Ali Nurdin, Ph.D (UIN Sunan Gunung Djati Bandung) dan Mangadar Situmorang, Ph.D (Universitas Katolik Parahyangan). Keduanya menyelesaikan seluruh rangkaian asesmen secara komprehensif, objektif, sistematis, dan berbasis eviden akademik.

‎Penutupan asesmen turut dihadiri Ketua Yayasan Bina Mandiri Gorontalo (YBMG) Dr. Azis Rachman, MM, Rektor UBMG Dr. Titin Dunggio, M.Si., M.Kes., Ketua BPMA, para Wakil Rektor, Kepala Biro PSDM, para Dekan, Ketua Program Studi, dosen, tenaga kependidikan, serta mahasiswa Prodi HI sebagai representasi sivitas akademika.

‎Akreditasi Prodi dinilai bukan sekadar proses administratif, melainkan mekanisme strategis negara dalam menjamin mutu pendidikan kepada masyarakat. Penilaian mencakup kualitas dosen, kurikulum, sistem pembelajaran, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, tata kelola kelembagaan, sarana prasarana, hingga jejaring kerja sama.

‎Rangkaian kegiatan diawali dengan forum diskusi akademik yang membahas isu strategis pendidikan nasional, regional, dan lokal, termasuk penguatan pendidikan inklusif bagi masyarakat berkebutuhan khusus, kebutuhan tenaga pendidik, peran Satgas PPKPT dalam menciptakan lingkungan kampus yang aman dan beretika, serta penguatan fungsi sosial perguruan tinggi dalam menjawab kebutuhan masyarakat.

‎Ketua YBMG, Dr. Azis Rachman, MM menegaskan bahwa akreditasi merupakan instrumen strategis pembangunan mutu kampus dan fondasi budaya perbaikan berkelanjutan.

‎“Akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, tetapi proses akademik strategis untuk membangun budaya mutu. Prodi HI UBMG memiliki semangat kolektif, visi kelembagaan, dan energi akademik yang kuat untuk tumbuh menjadi Prodi unggulan dalam beberapa tahun mendatang,” ujarnya optimistis.

‎Menurutnya, melalui penguatan SDM dosen, studi lanjut, peningkatan jabatan fungsional, serta internasionalisasi program, Prodi HI UBMG ditargetkan mampu menjadi Prodi unggulan berdaya saing nasional dalam 3–4 tahun ke depan.

‎“Kami membangun UBMG dengan paradigma kampus masa depan yang adaptif terhadap perubahan global, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta konsisten menjaga standar akademik,” tegasnya.

‎Sementara itu, Asesor LAMSPAK Mangadar Situmorang, Ph.D menjelaskan bahwa asesmen bertujuan membantu Prodi melihat posisi riilnya secara objektif sekaligus menyusun peta pengembangan jangka panjang.

‎“Asesmen ini bukan sekadar menilai, tetapi memberikan arah strategis bagi pengembangan Prodi ke depan,” jelasnya.
‎Senada dengan itu, Prof. Ahmad Ali Nurdin, Ph.D menekankan pentingnya konsistensi dalam pengembangan mutu.

‎“Prodi HI UBMG memiliki visi besar dan potensi kelembagaan yang kuat. Dengan penguatan SDM, jejaring kerja sama, serta budaya akademik yang baik, Prodi ini memiliki peluang besar menjadi Prodi unggulan di kawasan Indonesia Timur,” ungkapnya.

‎Kegiatan ditutup dengan penandatanganan berita acara hasil asesmen lapangan oleh Tim Asesor LAMSPAK kepada Dekan FPSP dan Ketua Prodi HI sebagai simbol berakhirnya seluruh tahapan asesmen secara resmi.


‎Melalui asesmen ini, UBMG mempertegas posisinya sebagai perguruan tinggi swasta yang berorientasi pada mutu, menjunjung tata kelola profesional dan transparan, mengembangkan SDM unggul, serta mendorong internasionalisasi pendidikan dan kepercayaan publik.

‎Penutupan asesmen lapangan ini menjadi tonggak penting perjalanan Prodi HI UBMG menuju Prodi unggul, berkarakter, dan berdaya saing global.

‎“Kami membangun UBMG bukan hanya sebagai pusat pendidikan, tetapi sebagai ekosistem unggulan yang melahirkan generasi pemimpin masa depan. UBMG kami arahkan menjadi kampus rujukan di Indonesia Timur yang berdaya saing nasional dan berkelas internasional,” tutup Dr. Azis.