GORONTALO – Polda Gorontalo menggelar Rapat Pimpinan (Rapim) Tahun 2026 di Aula Titinepo, Rabu (18/2/2026). Kegiatan ini dipimpin langsung Kapolda Gorontalo Irjen.Pol. Widodo, SH, MH dan dihadiri Gubernur Gorontalo Dr. Gusnar Ismail, MM, Wakapolda Brigjen Pol Simson Zet Ringu, serta jajaran pejabat utama dan unsur Forkopimda.
Rapim 2026 menjadi forum konsolidasi jajaran kepolisian dalam memperkuat stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) sekaligus memastikan dukungan penuh terhadap program prioritas pemerintah.
Dalam arahannya, Kapolda Irjen. Pol. Widodo, SH, MH, menegaskan komitmen Polda Gorontalo untuk menindaklanjuti kebijakan Presiden, terutama terkait penguatan profesionalisme anggota, soliditas TNI-Polri, serta penegakan hukum yang berkeadilan dan humanis.
Selain itu, Polda Gorontalo juga siap mengawal sejumlah program strategis nasional, seperti ketahanan pangan dan energi, pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis, stabilitas harga bahan pokok, hingga pengamanan pembangunan dan investasi.
Dari sisi kamtibmas, sepanjang 2025 tercatat 3.471 kasus atau meningkat 154 kasus (4,64 persen) dibanding 2024. Gangguan kamtibmas paling banyak terjadi di kawasan permukiman, dengan waktu rawan pukul 12.00–14.59 WITA dan puncak kejadian pada Juli.
Sejumlah tindak pidana yang mengalami peningkatan antara lain kasus narkotika, kejahatan ITE, KDRT, perlindungan anak, pencurian, pertambangan ilegal (illegal mining), serta illegal fishing. Sebaliknya, kasus kecelakaan lalu lintas, penganiayaan, migas ilegal, perdagangan orang, dan kejahatan pangan menunjukkan tren penurunan.
Kapolda juga menyoroti masih adanya kasus kekerasan terhadap anak, termasuk temuan korban anak di wilayah pesisir. Aktivitas pertambangan ilegal di daerah dengan akses sulit turut menjadi perhatian serius karena memerlukan penanganan lintas sektor.
Terkait narkoba, kasus tercatat meningkat dengan waktu rawan pada malam hari dan mayoritas pelaku berjenis kelamin laki-laki.
Melalui Rapim 2026 ini, Polda Gorontalo menegaskan komitmennya menjaga stabilitas keamanan daerah sebagai fondasi utama pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Gorontalo. (Hadi)






















