GORONTALO — DPRD Kota Gorontalo menggelar Rapat Paripurna dalam rangka pemberian penghargaan kepada Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea, sebagai Pemrakarsa Tumbuh Kembangnya UMKM di Kota Gorontalo dengan gelar “Bapak UMKM”. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula I DPRD Kota Gorontalo, Kamis (19/02/2026).
Rapat paripurna tersebut dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Kota Gorontalo, Irwan Hunawa, dan dihadiri jajaran anggota dewan, unsur Forkopimda, serta perwakilan Pemerintah Kota Gorontalo yang diwakili Wakil Wali Kota. Turut hadir Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, camat, hingga lurah se-Kota Gorontalo, menandakan dukungan penuh terhadap agenda penghargaan tersebut.
Dalam kesempatan itu, Irwan Hunawa menyampaikan bahwa apresiasi yang diberikan kepada Wali Kota tidak terlepas dari capaian pertumbuhan ekonomi Kota Gorontalo sepanjang 2025 yang menunjukkan tren positif.
Menurutnya, peningkatan tersebut erat kaitannya dengan peran strategis pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang menjadi motor penggerak utama perputaran ekonomi daerah.
“Pertumbuhan ekonomi Kota Gorontalo dalam setahun terakhir meningkat dan sangat ditopang oleh maraknya pelaku UMKM. Jika sebelumnya perputaran uang hanya berlangsung hingga sore hari, kini aktivitas ekonomi bahkan berlanjut hingga pagi,” ujar Irwan.
Ia menegaskan, pemberian gelar “Bapak UMKM” didasarkan pada indikator pertumbuhan ekonomi 2025 yang tumbuh positif, seiring keberhasilan pemerintah daerah menghadirkan ruang dan fasilitas bagi pelaku usaha untuk berkembang.
“Sektor yang lebih mengutamakan pertumbuhan adalah sektor UMKM itu sendiri. Ini merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi agar pelaku UMKM terus mendapatkan dukungan dan sentuhan kebijakan dari pemerintah,” tegasnya.
Melalui penghargaan tersebut, DPRD Kota Gorontalo berharap pemerintah daerah semakin konsisten memperkuat ekosistem UMKM sebagai strategi menekan angka kemiskinan dan memperluas kesempatan masyarakat memperoleh penghasilan yang layak.
Penguatan sektor UMKM dinilai bukan sekadar program ekonomi, melainkan fondasi pembangunan daerah yang berkelanjutan menuju kesejahteraan masyarakat Kota Gorontalo. (Dimas)



















