Groundbreaking Pengembangan Bandara Djalaluddin, Kapolda Gorontalo Tegaskan Dukungan Penuh Demi Embarkasi Haji

Kapolda Gorontalo Pada acara ‎Groundbreaking Pengembangan Bandara Djalaluddin,Sabtu 21/2/2026.
Kapolda Gorontalo Pada acara ‎Groundbreaking Pengembangan Bandara Djalaluddin,Sabtu 21/2/2026.

Otanaha.id -

GORONTALO – Kapolda Gorontalo, Irjen Pol Widodo, menegaskan komitmen penuh jajaran Polda Gorontalo dalam mendukung pengembangan infrastruktur strategis daerah, khususnya proyek perluasan apron dan pembangunan taxiway di Bandara Djalaluddin, Jumat (20/02/2026).

‎Kehadiran Kapolda dalam seremoni groundbreaking menjadi simbol dukungan kuat unsur Forkopimda terhadap upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo mewujudkan embarkasi haji penuh.

‎Kapolda Gorontalo menyampaikan bahwa proyek pengembangan bandara tidak hanya berdampak pada sektor transportasi, tetapi juga menyangkut kelancaran pelayanan jamaah haji serta pertumbuhan ekonomi daerah.

Gubernur Gorontalo, Forkopimda dan Otoritas Bandara Djalaluddin Gorontalo pada Groundbreaking Pelebaran Apron dan Taxiway Bandara.
Gubernur Gorontalo, Forkopimda dan Otoritas Bandara Djalaluddin Gorontalo pada Groundbreaking Pelebaran Apron dan Taxiway Bandara.


‎“Polda Gorontalo siap mengawal seluruh proses pembangunan agar berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan yang berlaku. Ini adalah proyek strategis yang menyangkut kepentingan masyarakat luas,” tegasnya.

‎Groundbreaking tersebut turut dihadiri Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail, Kepala Bandara Joko Harjani, Ketua DPRD Thomas Mopili, serta unsur Forkopimda lainnya.

‎Pengembangan apron dan taxiway menjadi salah satu syarat teknis untuk meningkatkan kapasitas layanan penerbangan, termasuk penerbangan haji. Dengan peningkatan fasilitas tersebut, Gorontalo ditargetkan mampu memenuhi standar sebagai embarkasi haji penuh dalam beberapa tahun ke depan.

‎Kapolda menambahkan, pengamanan proyek akan dilakukan secara terintegrasi guna memastikan aktivitas konstruksi tidak mengganggu operasional penerbangan yang tetap berjalan normal.
‎“Kami juga memastikan koordinasi dengan pengelola bandara dan instansi terkait terus diperkuat, sehingga pembangunan ini tidak menimbulkan gangguan keamanan maupun keselamatan penerbangan,” ujarnya.

‎Pengembangan Bandara Djalaluddin menjadi bagian dari langkah besar Gorontalo dalam memperkuat konektivitas udara dan meningkatkan daya saing daerah. Dukungan aparat kepolisian menjadi elemen penting agar proyek berjalan tepat waktu dan sesuai target.

‎Dengan sinergi pemerintah daerah, otoritas bandara, dan aparat keamanan, Gorontalo optimistis dapat segera menyusul sebagai embarkasi haji penuh, sekaligus mempertegas posisinya sebagai gerbang udara strategis di kawasan timur Indonesia. (Hadi)