Kapolresta Gorontalo Kota Imbau Warga Waspada Pencurian dan Kebakaran Saat Tarawih

Kapolresta Gorontalo Kota, AKBP. Suryono
Kapolresta Gorontalo Kota, AKBP. Suryono

Otanaha.id -

Ramadhan, Polresta Gorontalo Kota mengintensifkan langkah pencegahan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), khususnya potensi pencurian rumah kosong dan kebakaran saat warga melaksanakan Shalat Tarawih.

‎Kapolresta Gorontalo Kota, Suryono, menegaskan pentingnya kewaspadaan sebelum meninggalkan rumah untuk beribadah di masjid. Menurutnya, kondisi rumah yang kosong kerap dimanfaatkan oleh pelaku kejahatan, selain juga rawan terjadi kebakaran akibat kelalaian.

‎“Saat melaksanakan ibadah Tarawih, pastikan rumah dalam kondisi benar-benar aman sebelum ditinggalkan,” tegasnya.

‎Untuk itu, Polresta Gorontalo Kota merilis sejumlah langkah antisipatif yang perlu diperhatikan masyarakat, antara lain:
‎Memastikan kompor dan peralatan memasak dalam kondisi mati.

‎Mencabut peralatan listrik yang tidak digunakan guna mencegah korsleting.
‎Mengunci seluruh pintu, jendela, dan akses masuk rumah secara berlapis.
‎Menyalakan lampu teras atau penerangan luar rumah.

‎Memberi tahu tetangga atau petugas keamanan setempat saat meninggalkan rumah.
‎Menyimpan barang berharga dan dokumen penting di tempat aman.

‎Selain itu, masyarakat diminta proaktif menjaga keamanan lingkungan sekitar. Jika melihat orang asing dengan gerak-gerik mencurigakan atau potensi bahaya lainnya, warga diimbau segera melapor kepada pihak kepolisian.

‎Laporan dapat disampaikan melalui Call Center Polri di nomor 110 yang beroperasi 24 jam dan bebas pulsa.
‎Kapolresta berharap, sinergi antara aparat kepolisian dan masyarakat dapat menciptakan situasi yang aman dan kondusif selama Ramadhan, sehingga ibadah dapat berlangsung khusyuk, tenang, dan penuh keberkahan. (*)