GORONTALO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gorontalo menggelar Safari Ramadhan 1447 Hijriah dengan konsep baru yang lebih inklusif dan hangat. Agenda yang dipusatkan di wilayah Boliyohuto Group, Jumat (20/02/2026), mengusung tema “Ramadhan Bersama Keluarga” sebagai pendekatan untuk mempererat kedekatan antara pemerintah dan masyarakat.
Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Safari Ramadhan kali ini dibagi ke dalam tiga tim utama agar jangkauan wilayah lebih efektif dan menyentuh lebih banyak masyarakat.
Tim I di Kecamatan Mootilango dipimpin langsung oleh Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi, didampingi Ketua TP-PKK, Asisten II, serta sejumlah pimpinan OPD strategis seperti Badan Keuangan, Dinas PUPR, dan Satpol PP.
Tim II menyasar Kecamatan Tolangohula yang dipimpin Wakil Bupati Gorontalo, sementara Tim III di Kecamatan Asparaga dipimpin Sekretaris Daerah.
Dalam sambutannya di Mootilango, Sofyan Puhi menegaskan bahwa perubahan format ini bukan sekadar seremonial, melainkan strategi untuk membangun komunikasi yang lebih cair dan terbuka dengan warga.
“Safari Ramadhan kali ini sengaja kami rancang berbeda. Sesuai tema ‘Ramadhan Bersama Keluarga’, kami ingin setiap kunjungan membawa pesan kehangatan dan kebersamaan antara pemerintah dan rakyatnya,” ujar Sofyan.
Menurutnya, suasana kekeluargaan dinilai lebih efektif dalam menyerap aspirasi masyarakat secara alami, sekaligus memperkuat sinergi pembangunan dari tingkat desa hingga kabupaten.
Tak hanya silaturahmi, Safari Ramadhan juga dirangkaikan dengan penyerahan Insentif Triwulan I Tahun 2026 secara simbolis kepada para Imam Wilayah, Pegawai Syar’i, dan Pemangku Adat di masing-masing titik kunjungan.
Penyaluran insentif di awal Ramadhan ini diharapkan dapat membantu kebutuhan ekonomi para pelayan umat selama menjalankan ibadah puasa. Langkah tersebut menjadi wujud komitmen Pemkab Gorontalo dalam mendukung peran strategis tokoh agama dan adat dalam menjaga moralitas serta kearifan lokal di tengah masyarakat.
Melalui keterlibatan lintas OPD dalam setiap tim, Safari Ramadhan 1447 H juga dimanfaatkan sebagai momentum untuk memantau langsung kondisi infrastruktur, pelayanan publik, hingga stabilitas sosial di wilayah Boliyohuto Group selama bulan suci.
Dengan konsep baru yang lebih menyentuh sisi emosional masyarakat, Pemkab Gorontalo berharap Safari Ramadhan tahun ini tidak sekadar menjadi agenda rutin tahunan, tetapi benar-benar menghadirkan makna kebersamaan dan kepedulian nyata di tengah umat. (*)




















