Sofyan Puhi Buka Akses 10.156 Lowongan Kerja di Korea Selatan, Pemkab Gorontalo Siapkan Pusat Pelatihan

Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, melakukan pertemuan dengan perwakilan Pemerintah Provinsi Chungcheongnam-do di Jakarta, Selasa (24/2/2026).
Bupati Gorontalo Sofyan Puhi, melakukan pertemuan dengan perwakilan Pemerintah Provinsi Chungcheongnam-do di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

Otanaha.id -

‎JAKARTA– Bupati Gorontalo Sofyan Puhi membuka peluang 10.156 lowongan kerja di Korea Selatan setelah melakukan pertemuan dengan perwakilan Pemerintah Provinsi Chungcheongnam-do di Jakarta, Selasa (24/2/2026).

‎Kunjungan yang berlangsung di kantor perwakilan Chungcheongnam-do Indonesia Office, Gedung Wisma GKBI Jakarta, itu membahas kerja sama ketenagakerjaan dan investasi. Sofyan diterima langsung Kepala Perwakilan Pemerintah Provinsi Chungcheongnam di Jakarta, Wonjeong Ha, serta dihadiri Associate Professor Dr. Ir. Affandy Agusman Aris.

‎Dalam pertemuan tersebut terungkap, Chungcheong Foreigner Global Center membuka sedikitnya 10.156 lowongan kerja di berbagai sektor industri di Chungcheongnam. Peluang itu dinilai strategis untuk menekan angka pengangguran di Kabupaten Gorontalo melalui skema penempatan tenaga kerja terampil ke luar negeri.

‎“Kami ingin kerja sama ini konkret, bukan sekadar seremoni. Harus ada akses kerja yang jelas, investasi yang masuk, serta peningkatan kualitas SDM daerah,” tegas Sofyan usai pertemuan.

‎Tak hanya penempatan tenaga kerja, Pemkab Gorontalo juga membahas rencana pembentukan Chungcheongnam Center di daerah. Pusat ini akan difokuskan pada pelatihan vokasi dan penguasaan bahasa Korea bagi calon pekerja migran asal Gorontalo.

‎Dengan adanya pusat pelatihan tersebut, calon tenaga kerja diproyeksikan memenuhi standar industri Korea Selatan sebelum diberangkatkan. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkab Gorontalo dalam membangun kerja sama internasional yang terukur dan berorientasi hasil.

‎Jika terealisasi, kerja sama ini tak hanya membuka ribuan peluang kerja, tetapi juga memperkuat daya saing tenaga kerja Gorontalo di pasar global. (Hadi)