BOALEMO — SMK Bina Mandiri Boalemo menggelar kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan bertema “Ramadhan Berkarakter” yang berlangsung selama lima hari, 23–27 Februari 2026. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya sekolah dalam menginternalisasi nilai-nilai spiritual, moral, dan karakter dalam proses pendidikan.
Pesantren kilat tersebut diikuti seluruh siswa sebagai program pembinaan kepribadian, penguatan karakter, serta pengembangan kompetensi non-akademik peserta didik.
Kegiatan dirancang sebagai program pendidikan karakter terintegrasi yang memadukan dimensi religiusitas, etika sosial, literasi kesehatan, serta kesadaran hukum dalam satu sistem pembinaan. Pendekatan ini mencerminkan model pendidikan modern yang tidak hanya menekankan aspek kognitif dan keterampilan vokasional, tetapi juga penguatan aspek afektif dan spiritual sebagai fondasi pembentukan sumber daya manusia unggul.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Rikriyanto Neno, menegaskan bahwa pesantren kilat merupakan bagian dari strategi pendidikan karakter berbasis nilai yang dikembangkan sekolah.
“Pesantren kilat ini adalah bagian dari sistem pembinaan karakter peserta didik yang terencana dan berkelanjutan. Sekolah tidak hanya bertanggung jawab mencerdaskan siswa secara akademik, tetapi juga membentuk kepribadian, moralitas, dan spiritualitas mereka. Inilah fondasi utama dalam membangun generasi yang berintegritas, beretika, dan siap menghadapi tantangan sosial di masa depan,” ujarnya.
Menurutnya, Ramadhan menjadi momentum pedagogis yang efektif untuk menanamkan nilai disiplin, kejujuran, tanggung jawab, pengendalian diri, dan empati sosial melalui kegiatan edukatif yang sistematis.
Salah satu materi utama yang diberikan adalah pembinaan akhlak remaja dan etika pergaulan yang dikemas secara kontekstual dengan realitas kehidupan remaja masa kini. Materi ini menekankan pentingnya adab, sopan santun, tanggung jawab sosial, serta kemampuan membangun relasi yang sehat di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Dalam sesi pembinaan spiritual, pemateri Syamsinah, M.Si, mengajak siswa menjadikan Ramadhan sebagai ruang transformasi diri.
“Ramadhan bukan hanya ibadah ritual, tetapi proses pendidikan karakter. Di bulan ini, siswa dilatih membangun integritas, kejujuran, kedisiplinan, dan tanggung jawab sebagai wujud ketaatan kepada Tuhan Yang Maha Esa, yang harus tercermin dalam sikap belajar, perilaku sosial, dan etos kerja sehari-hari,” katanya.
Ia juga menekankan pentingnya integrasi nilai religius dengan ilmu pengetahuan agar pendidikan melahirkan generasi yang berkarakter dan memberi kontribusi positif bagi masyarakat.
Selain pembinaan moral dan spiritual, kegiatan ini menghadirkan edukasi kesehatan dan gizi selama puasa. Materi tersebut memberikan pemahaman mengenai pola makan seimbang saat sahur dan berbuka, manajemen energi tubuh, serta pentingnya menjaga hidrasi dan stamina agar tetap produktif dalam belajar.
Sebagai langkah preventif, sekolah juga menggelar penyuluhan bahaya narkoba. Siswa dibekali pemahaman mengenai dampak biologis, psikologis, sosial, dan hukum dari penyalahgunaan narkotika, guna membangun kesadaran kritis dalam menghadapi pengaruh negatif lingkungan.
Melalui Pesantren Kilat “Ramadhan Berkarakter”, SMK Bina Mandiri Boalemo menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang konsisten mengembangkan pendidikan berbasis karakter, nilai, dan integritas.
Kegiatan ini mendapat antusiasme tinggi dari para siswa yang mengikuti seluruh rangkaian acara dengan disiplin dan penuh kekhidmatan. Pesantren kilat tersebut diharapkan tidak hanya menjadi agenda tahunan Ramadhan, tetapi juga menjadi ruang pembentukan identitas pelajar yang berakhlak, berpengetahuan, sehat, dan berorientasi masa depan.
“Kami berharap nilai-nilai yang ditanamkan melalui pesantren kilat ini tidak berhenti sebagai pengetahuan, tetapi benar-benar menjadi karakter hidup siswa dalam keseharian mereka,” tutup Rikriyanto.






















