Sekda Bone Bolango: Tanpa Data Akurat, Pembangunan Tidak Terarah

Forum Konsultasi Publik (FKP) bertema “Peningkatan Kualitas Pelayanan Dokumen Kependudukan Menuju Bone Bolango Juara” di Naffil Cafe & Resto, Kamis (26/2/2026).
Forum Konsultasi Publik (FKP) bertema “Peningkatan Kualitas Pelayanan Dokumen Kependudukan Menuju Bone Bolango Juara” di Naffil Cafe & Resto, Kamis (26/2/2026).

Otanaha.id -

TILONGKABILA – Sekretaris Daerah Kabupaten Bone Bolango, Iwan Mustapa, menegaskan pentingnya akurasi data kependudukan dalam menentukan arah pembangunan daerah.

‎Hal itu disampaikannya saat membuka Forum Konsultasi Publik (FKP) bertema “Peningkatan Kualitas Pelayanan Dokumen Kependudukan Menuju Bone Bolango Juara” di Naffil Cafe & Resto, Kamis (26/2/2026).

‎Menurut Iwan, pembangunan tanpa didukung data yang valid akan membuat kebijakan tidak tepat sasaran.
‎“Kalau kita bekerja tanpa data akurat, kita tidak tahu arah dan tujuan. Semua sektor bergantung pada data kependudukan,” tegasnya.

‎Ia menjelaskan dokumen seperti KTP-el, Kartu Keluarga, dan akta kelahiran menjadi dasar perencanaan di sektor pendidikan, kesehatan, hingga penanganan disabilitas.

‎Iwan juga mengingatkan pentingnya pembaruan data secara berkelanjutan karena sifatnya yang dinamis. Masyarakat diminta aktif melaporkan setiap perubahan status, baik kelahiran, kematian, maupun perpindahan domisili.

‎Sementara itu, Kepala Dinas Dukcapil Bone Bolango, Oktavianus Rahman, menyampaikan sejak 2018 pihaknya berhasil meningkatkan kualitas pelayanan publik dari nilai C minus menjadi predikat A atau Prima selama dua tahun berturut-turut.

‎Ia menambahkan, pada 2024 Bone Bolango juga meraih nilai tertinggi zona hijau dari Ombudsman RI.
‎Dukcapil, kata dia, akan terus beradaptasi melalui pelayanan offline, online, dan mobile untuk memastikan 24 jenis layanan tetap optimal.